Sangihe

Diduga Setubuhi Ponakan, RP Dijeblos ke Sel

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 13 December 2018 07:15   107 kali

TAHUNA (BK): Seorang pria berinisial RP (24), warga Kelurahan Soataloara Satu Kecamatan Tahuna, dijeblos ke sel tahanan Polsek Tahuna. Diduga RP menyetubuhi ponakan, sebut saja Bunga (samaran, Red), berumur 15 tahun, warga salah satu kelurahan di Kota Tahuna.

 

Informasi yang diperoleh di Kepolisian Sektor (Polsek) Tahuna, melalui Kanit Reskrim Novi Manangkabo, menjelaskan mereka menerima laporan tersebut Minggu (2/12/2018), pekan lalu.

 

"Laporan masuk melalui orang tua korban. Mereka mengaku menangkap tangan perbuatan keduanya.  Dan juga menurut keterangan korban, kejadian tersebut terjadi dimulai dari papa embonya yakni tersangka sering meminjamkan handphone atau HP kepadanya," jelas Manangkabo.

 

Sementara itu, tersangka RP kepada wartawan, mengakui perbuatannya. Diakuinya, ia dengan ponakannya terlibat hubungan suka sama suka dalam kurun waktu dua bulan. "Dia tidak punya hp android. Jadi saya sering meminjamkan hp saya kepadanya. Dari situ torang batona (pacaran) sekitar dua bulan lebih " kata dia.

 

Ia mengakui mereka telah melakukan hubungan badan lebih dari sekali. Atas penyesalannya, RP menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan seperti yang dia lakukan. "Kami melakukan hubungan itu kalau tidak ada orang di rumahnya. Atau kadang-kadang korban sendiri yang datang di rumah saya.  Saya sampaikan kepada teman-teman di luar sana, jangan melakukan hal yang seperti saya lakukan. Dapa rasa siksa takurung di sini. So mo Natal kong pikiran nda tenang," ungkapnya.

 

Kapolres Kepulauan Sangihe dan mencakup wilayah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK melalui Kapolsek Tahuna Iptu R Makasengku mengatakan, karena korban masih di bawah umur dan merupakan keponakannya, tersangka ditahan. "Sampai saat ini tinggal koordinasi dengan jaksa mengenai berkasnya perkaranya," kata dia.

 

Makasengku juga mengimbau kepada para orang tua, agar selalu mengawasi dengan serius anak-anaknya dalam melakukan aktivitas kesehariannya. Peran orang tua harus proaktif terhadap anak anak. Sebab ketika kami melakukan patroli, kerapkali kedepatan anak-anak remaja masih berada di tempat-tempat wifi hingga tengah malam. "Tersangka sudah ditahan. Dan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara," jelasnya.

 

(fad/bk-1)  

 

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
16 Mar 2019 / dibaca 53 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana SE ME menyerahkan 205 sertifikat tanah dengan sistem Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...
Sangihe
16 Mar 2019 / dibaca 41 kali
TAHUNA (BK): Pelaksanaan pekerjaan pembangunan infrastruktur perbaikan jalan berlokasi di Kampung Kaluwatu Kecamatan Manganitu Selatan...
Sangihe
16 Mar 2019 / dibaca 157 kali
TAHUNA (BK): Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) XIII/Merdeka menggelar sosialisasi bidang penyidikan dan netralitas TNI pada pemilihan umum...
Sangihe
15 Mar 2019 / dibaca 66 kali
TAHUNA (BK): Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) Tahuna menggelar wisuda 50 Mahasiswa Diploma Tiga (D-III) dari tiga jurusan.  Ketiga...
Sangihe
15 Mar 2019 / dibaca 64 kali
TAHUNA (BK): Sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam menunjang kesejahteraan publik atau masyarakat di wilayah-wilayah,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.