Sangihe

Dinas Pertanian Terus Kembangkan Pisang Hote

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 16 November 2019 06:48   167 kali

TAHUNA (BK): Tanaman Abaka yang menjadi bahan baku untuk pembuatan produk bernilai tinggi di Indonesia, dimungkinkan hanya ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud. Hanya saja di Sangihe tanaman yang oleh warga setempat disebut Pisang Hote, masih kurang diminati petani, pahadal pasarnya sangat menjanjikan disertai harga jual yang mencapai hingga jutaan rupiah per kilogram serat yang telah diolah.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan (DP3) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Golfired Pella, saat ditemui awak media, Kamis (14/11/2019), menjelaskan, meski begitu, tanaman pisang hote ini, masih kurang diminati petani. Dan Abaka akan kembali dikembangkan di Sangihe, sebab saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Kepulauan Sangihe juga tengah mengembangkan produk kain koffo yang merupakan kain khas Sangihe yang noabene bahan bakunya dari serat Abaka.

“Sebetulnya Abaka sudah kami kembangkan tahun 2012, tapi belum diminati petani. Namun berhubung saat ini kain Koffo sudah dikenal dan banyak dicari orang, termasuk sudah ada supor dari pak Bupati, kami kembali akan mengembangkannya,”ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai lumbung bahan baku Abaka di tanah air, Sangihe tidak sulit mengembangkan tanaman yang juga menjadi sumber bahan baku pembuatan tali kapal, kertas cek serta bahan mata uang kertas dollar, apalagi untuk varitas Abaka Sangihe bisa tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi.

“Selain bisa ditanam dimana saja, ada beberapa wilayah dataran tinggi yang sudah kami siapakan untuk pengembangan Pisang Abaka, termasuk di wilayah kampung Lenganeng yang telah lebih dulu dikembangkan dan wilayah dataran tinggi kampung Malamenggu,”ujarnya.

Dia juga menambahkan, khusus untuk pengolahan Abaka dari bahan mentah menjadi serat, Dinas Pertanian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, termasuk untuk pengembangan pemasarannya.

“Mengenai pengolahan dan pemasaran serat Abaka saya bersama pak Feliks Gaghaube, Kepala Perindag sudah berkoordinasi dan pembicarakan hal ini,” tambahnya.

(fad/bk-10) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
15 Feb 2020 / dibaca 39 kali
TAHUNA (BK): Dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, Babinsa Koramil 1301-08/ Tabteng Koptu...
Sangihe
15 Feb 2020 / dibaca 32 kali
TAHUNA (BK): Babinsa Koramil 1301-02/Siau Serka Nelson Gogerino bersama warga melaksanakan karya bhakti pembuatan jalan setapak, di Desa Lia...
Sangihe
15 Feb 2020 / dibaca 60 kali
TAHUNA (BK): Salah satu wujud kebersamaan dan kekompakan Babinsa dan warga di wilayah teritorialnya, ditunjukan oleh Sertu Ferdi Melontige...
Sangihe
15 Feb 2020 / dibaca 42 kali
TAHUNA (BK): Sebagai salah satu bentuk kepedulian Babinsa pada kesulitan yang di hadapi warga, seperti yang dilakukan Babinsa Koramil...
Sangihe
15 Feb 2020 / dibaca 51 kali
TAHUNA (BK): Serka Nixon Londo, Babinsa Koramil 1301-02/Siau bersama aparat desa dan masyarakat, melaksanakan karya bakti Jumat Bersih, yakni...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.