Sangihe

Dinas Pertanian Terus Kembangkan Pisang Hote

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 16 November 2019 06:48   126 kali

TAHUNA (BK): Tanaman Abaka yang menjadi bahan baku untuk pembuatan produk bernilai tinggi di Indonesia, dimungkinkan hanya ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud. Hanya saja di Sangihe tanaman yang oleh warga setempat disebut Pisang Hote, masih kurang diminati petani, pahadal pasarnya sangat menjanjikan disertai harga jual yang mencapai hingga jutaan rupiah per kilogram serat yang telah diolah.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan (DP3) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Golfired Pella, saat ditemui awak media, Kamis (14/11/2019), menjelaskan, meski begitu, tanaman pisang hote ini, masih kurang diminati petani. Dan Abaka akan kembali dikembangkan di Sangihe, sebab saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Kepulauan Sangihe juga tengah mengembangkan produk kain koffo yang merupakan kain khas Sangihe yang noabene bahan bakunya dari serat Abaka.

“Sebetulnya Abaka sudah kami kembangkan tahun 2012, tapi belum diminati petani. Namun berhubung saat ini kain Koffo sudah dikenal dan banyak dicari orang, termasuk sudah ada supor dari pak Bupati, kami kembali akan mengembangkannya,”ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai lumbung bahan baku Abaka di tanah air, Sangihe tidak sulit mengembangkan tanaman yang juga menjadi sumber bahan baku pembuatan tali kapal, kertas cek serta bahan mata uang kertas dollar, apalagi untuk varitas Abaka Sangihe bisa tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi.

“Selain bisa ditanam dimana saja, ada beberapa wilayah dataran tinggi yang sudah kami siapakan untuk pengembangan Pisang Abaka, termasuk di wilayah kampung Lenganeng yang telah lebih dulu dikembangkan dan wilayah dataran tinggi kampung Malamenggu,”ujarnya.

Dia juga menambahkan, khusus untuk pengolahan Abaka dari bahan mentah menjadi serat, Dinas Pertanian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, termasuk untuk pengembangan pemasarannya.

“Mengenai pengolahan dan pemasaran serat Abaka saya bersama pak Feliks Gaghaube, Kepala Perindag sudah berkoordinasi dan pembicarakan hal ini,” tambahnya.

(fad/bk-10) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
09 Dec 2019 / dibaca 80 kali
TAHUNA (BK): Apel Danramil dan Babinsa yang digelar Kodim 1301/Sangihe sebagai upaya meningkatkan kemampuan aparat teritorial di wilayahnya,...
Sangihe
09 Dec 2019 / dibaca 62 kali
TAHUNA (BK): Seluruh prajurit dan ibu-ibu Persit Kodim 1301/Sangihe mengikuti Ceramah Pembinaan Mental Rohani, Ideologi, dan Kejuangan TW IV...
Sangihe
07 Dec 2019 / dibaca 93 kali
TAHUNA (BK): Danramil 1301-05/Tahuna, Kapten Chb Celsius Wangka, membuka kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial (PPJJT) Semester II TA...
Sangihe
07 Dec 2019 / dibaca 72 kali
TAHUNA (BK): Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) TNI AD ke 74 Tahun 2019, Kodim 1301/Sangihe menggelar karya bhakti dengan...
Sangihe
06 Dec 2019 / dibaca 68 kali
TAHUNA (BK): Kepedulian seorang Babinsa terhadap masyarakat di Desa Binaannya merupakan hal yang patut dibanggakan, seperti halnya yang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.