Sangihe

Dinas Pertanian Terus Kembangkan Pisang Hote

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 16 November 2019 06:48   261 kali

TAHUNA (BK): Tanaman Abaka yang menjadi bahan baku untuk pembuatan produk bernilai tinggi di Indonesia, dimungkinkan hanya ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud. Hanya saja di Sangihe tanaman yang oleh warga setempat disebut Pisang Hote, masih kurang diminati petani, pahadal pasarnya sangat menjanjikan disertai harga jual yang mencapai hingga jutaan rupiah per kilogram serat yang telah diolah.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan (DP3) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Golfired Pella, saat ditemui awak media, Kamis (14/11/2019), menjelaskan, meski begitu, tanaman pisang hote ini, masih kurang diminati petani. Dan Abaka akan kembali dikembangkan di Sangihe, sebab saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Kepulauan Sangihe juga tengah mengembangkan produk kain koffo yang merupakan kain khas Sangihe yang noabene bahan bakunya dari serat Abaka.

“Sebetulnya Abaka sudah kami kembangkan tahun 2012, tapi belum diminati petani. Namun berhubung saat ini kain Koffo sudah dikenal dan banyak dicari orang, termasuk sudah ada supor dari pak Bupati, kami kembali akan mengembangkannya,”ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai lumbung bahan baku Abaka di tanah air, Sangihe tidak sulit mengembangkan tanaman yang juga menjadi sumber bahan baku pembuatan tali kapal, kertas cek serta bahan mata uang kertas dollar, apalagi untuk varitas Abaka Sangihe bisa tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi.

“Selain bisa ditanam dimana saja, ada beberapa wilayah dataran tinggi yang sudah kami siapakan untuk pengembangan Pisang Abaka, termasuk di wilayah kampung Lenganeng yang telah lebih dulu dikembangkan dan wilayah dataran tinggi kampung Malamenggu,”ujarnya.

Dia juga menambahkan, khusus untuk pengolahan Abaka dari bahan mentah menjadi serat, Dinas Pertanian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, termasuk untuk pengembangan pemasarannya.

“Mengenai pengolahan dan pemasaran serat Abaka saya bersama pak Feliks Gaghaube, Kepala Perindag sudah berkoordinasi dan pembicarakan hal ini,” tambahnya.

(fad/bk-10) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
17 Sep 2020 / dibaca 79 kali
TAHUNA (BK) : Bentuk kepedulian terhadap warga binaan, Babinsa Koramil 1301-10/Marore bersama Bhabinkamtibmas turut hadir membantu aparatur...
Sangihe
17 Sep 2020 / dibaca 60 kali
TAHUNA (BK) : Dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau covid 19, berbagai upaya harus dilakukan untuk memutus mata rantai...
Sangihe
17 Sep 2020 / dibaca 66 kali
TAHUNA (BK) : Terus berperan aktif dalam kegiatan masyarakat di wilayah binaanya, yang merupakan pulau perbatasan RI-Filipina. Anggota Babinsa...
Sangihe
17 Sep 2020 / dibaca 52 kali
TAHUNA (BK) : Penertiban penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan di Pasar Towo'e Tahuna, terus dilakukan oleh personil gabungan...
Sangihe
17 Sep 2020 / dibaca 65 kali
TAHUNA (BK) : Salah satu bentuk partisipasi dan kepedulian sesama umat beragama di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1301-04/Manganitu Serda...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.