Sangihe

Dorong Peningkatan Pengelolaan Kebudayaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 06 April 2019 13:50   141 kali

TAHUNA (BK): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) melaksanakan kegiatan Sarasehan Musik Bambu dengan tema "Menggali Sejarah dan Memetakan Masa Depan Musik Bambu Sangihe", di Aula Kantor Disparbud, Kamis (4/4/2019).

 

Acara dibuka Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE. Kegiatan tersebut memetakan masa depan musik bambu guna mempertahankan identitas budaya Sangihe sebagai sumbernya.

 

Sarasehan dengan tujuan menghadirkan literatur berupa buku dan pemberian nama terhadap musik bambu, turut dihadiri oleh Kepala Bidang Bappelitbang, Ketua Badan Adat, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

 

Dalam sambutannya Wabup mengatakan mengapresiasi kegiatan serasehan yang difasilitasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai prakarsa positif dan upaya untuk terus menggali sejarah dan masa depan musik bambu yang menjadi bagian sejarah dan masa depan daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
 

"Selaku pimpinan di daerah ini, saya berharap apa yang bisa dilakukan saat ini akan tetap bekelanjutan tidak hanya sebatas kegiatan. Namun upaya-upaya untuk kembali mengangkat dan mengembangkan seni budaya tradisional Sangihe sebagai kekayaan budaya nasional dan akan selaras dengan visi dan misi pemerintah kabupaten kepulauan Sangihe," tandasnya.

 

Lebih lanjut disampaikannya, apalagi dewasa ini berbicara seni budaya bahwa, budaya tradisional masih kurang diminati dan digandrungi oleh generasi muda. Padahal seni tradisional berdiaspora dan membuat ciri khas yang berbeda dengan lainya sebab pola tersebut bukan bersifat statis melainkan suatu potensi yang dinamis.

 

"Sehingga seni mengimplementasi secara taradisional. Seyogyanya mampu mengakomodasi perubahan-perubahan yang sesuai dengan kepentingan situasi dan kondisi yang senantiasa berkembang," tandasnya. 

 

Wabup menambahkan, perkembangan dunia pariwisata di daerah ini gencar dilakukan sehingga seni budaya tradisional menjadi salah satu bentuk hutang.  Kepada instansi terkait lakukan langkah-langkah untuk peningkatan pengelolaan kebudayaan meliputi perlindungan, pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan untuk peningkatan kualitas hidup dan meningkatkan internalisasi dan penerapan nilai luhur budaya dalam perilaku masyarakat.

 

"Maka dengan itu pelestarian budaya dan pengembangan musik daerah dalam hal ini musik bambu Sangihe harus dilakukan oleh segenap pihak yang berkompeten dalam mewujudkan identitas dan jati diri yang ada di kabupaten kepulauan Sangihe," tutupnya.

 

(fad/bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
05 Dec 2019 / dibaca 69 kali
TAHUNA (BK): Sebagai salah satu wujud kepedulian bagi warga, Babinsa Koramil 1301-04/Manganitu, Sertu Vanderwyn Benjamin membantu pengecoran...
Sangihe
04 Dec 2019 / dibaca 86 kali
TAHUNA (BK): Proses pelatihan Resimen Mahasiswa (Menwa) Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) yang dilaksanakan Kodim 1301/Sangihe memasuki...
Sangihe
04 Dec 2019 / dibaca 79 kali
TAHUNA (BK): Menjelang perayaan Hari Natal 25 Desember 2019, Babinsa Koramil 1301-07/Tabut Serda Rofik Efendi melaksanakan anjangsana dan...
Sangihe
04 Dec 2019 / dibaca 142 kali
TAHUNA (BK): Memasuki hari kedua penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Utara (Sulut) di Kota Bitung, kontingen Kabupaten...
Sangihe
04 Dec 2019 / dibaca 79 kali
TAHUNA (BK)-Babinsa Koramil 1301-02/Siau Serka Eldad Sondole, melaksanakan karya bakti  pembersihan selokan dan badan jalan sepanjang 80...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.