Sangihe

Dorong Peningkatan Pengelolaan Kebudayaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 06 April 2019 13:50   206 kali

TAHUNA (BK): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) melaksanakan kegiatan Sarasehan Musik Bambu dengan tema "Menggali Sejarah dan Memetakan Masa Depan Musik Bambu Sangihe", di Aula Kantor Disparbud, Kamis (4/4/2019).

 

Acara dibuka Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE. Kegiatan tersebut memetakan masa depan musik bambu guna mempertahankan identitas budaya Sangihe sebagai sumbernya.

 

Sarasehan dengan tujuan menghadirkan literatur berupa buku dan pemberian nama terhadap musik bambu, turut dihadiri oleh Kepala Bidang Bappelitbang, Ketua Badan Adat, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

 

Dalam sambutannya Wabup mengatakan mengapresiasi kegiatan serasehan yang difasilitasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai prakarsa positif dan upaya untuk terus menggali sejarah dan masa depan musik bambu yang menjadi bagian sejarah dan masa depan daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
 

"Selaku pimpinan di daerah ini, saya berharap apa yang bisa dilakukan saat ini akan tetap bekelanjutan tidak hanya sebatas kegiatan. Namun upaya-upaya untuk kembali mengangkat dan mengembangkan seni budaya tradisional Sangihe sebagai kekayaan budaya nasional dan akan selaras dengan visi dan misi pemerintah kabupaten kepulauan Sangihe," tandasnya.

 

Lebih lanjut disampaikannya, apalagi dewasa ini berbicara seni budaya bahwa, budaya tradisional masih kurang diminati dan digandrungi oleh generasi muda. Padahal seni tradisional berdiaspora dan membuat ciri khas yang berbeda dengan lainya sebab pola tersebut bukan bersifat statis melainkan suatu potensi yang dinamis.

 

"Sehingga seni mengimplementasi secara taradisional. Seyogyanya mampu mengakomodasi perubahan-perubahan yang sesuai dengan kepentingan situasi dan kondisi yang senantiasa berkembang," tandasnya. 

 

Wabup menambahkan, perkembangan dunia pariwisata di daerah ini gencar dilakukan sehingga seni budaya tradisional menjadi salah satu bentuk hutang.  Kepada instansi terkait lakukan langkah-langkah untuk peningkatan pengelolaan kebudayaan meliputi perlindungan, pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan untuk peningkatan kualitas hidup dan meningkatkan internalisasi dan penerapan nilai luhur budaya dalam perilaku masyarakat.

 

"Maka dengan itu pelestarian budaya dan pengembangan musik daerah dalam hal ini musik bambu Sangihe harus dilakukan oleh segenap pihak yang berkompeten dalam mewujudkan identitas dan jati diri yang ada di kabupaten kepulauan Sangihe," tutupnya.

 

(fad/bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
10 Aug 2020 / dibaca 72 kali
TAHUNA (BK) : Dalam rangka kunjungan kerja, Komandam Kodim (Dandim) 1301/Sangihe Letkol Inf Rachmat Christanto SIP didampingi Ibu Ketua Persit...
Sangihe
10 Aug 2020 / dibaca 71 kali
TAHUNA (BK) : Sebagai bentuk kepedulian Komandan terhadap anggota jajaranya, Komandan Kodim (Dandim) 1301/Sangihe Letkol Inf Rachmat Christanto...
Sangihe
08 Aug 2020 / dibaca 62 kali
TAHUNA (BK) : Di tengah pandemi Covid 19 melanda, semua aktivitas dibatasi, baik dalam bekerja ataupun belajar. Tapi semua itu tidak menyurutkan...
Sangihe
08 Aug 2020 / dibaca 61 kali
TAHUNA (BK) : Sebagai wujud kepedulian Babinsa dalam meringankan beban masyarakat di desa binaan, Koptu Jodi Kendati anggota Babinsa Koramil...
Sangihe
08 Aug 2020 / dibaca 79 kali
TAHUNA (BK) : Dalam rangka penanggulangan wabah corona  pada masa adaptasi kebiasaan baru di Kepulauan Siau Kabupaten Kepulauan Siau...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.