Sangihe

FKUB, Pemkab Sangihe Bikin Aksi Tolak Radikalisme

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 17 May 2018 07:55   364 kali

TAHUNA (BK): Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sangihe bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe dan TNI/Polri serta Pemuda Lintas Agama, bikin aksi tolak terorisme, radikalisme, intoleransi, segala bentuk usaha yang merusak persatuan dan kesatuan di Negara Republik Indonesia, di kawasan Pelabuhan Tua (Peltu) Tahuna, Teluk Tahuna, Selasa (15/5/2018) malam. 

 


Aksi itu merupakan bentuk kepedulian terhadap aksi teror bom bunuh diri di Surabaya beberapa waktu lalu. Mengawali kegiatan tersebut, Pdt Ambrosius Makasar STh mengatakan, berkumpul di tempat ini adalah suatau panggilan nurani atas peristiwa kemanusiaan yang telah terjadi di bumi ibu pertiwi Indonesia, bahwa peristiwa yang cukup menggeser tatanan kebersamaan selaku bangsa dan meneteskan air mata sebagai implementasi dari komitmen kebangsaan yang telah lama dipraktikan oleh pendahulu kita.

 

"Untuk itu, kita yang berada di bagian belahan Nusa Utara tetap mempertahakan nilai-nilai kebabangsaan itu. Karena itu atas  peristiwa yang terjadi marilah  merenung sejenak tentang nilai kemanusiaan yang telah dipertaruhkan demi mempetahankan kebangsaan yang tetap jaya sampai kapanpun," kata Makasar.

 

Terhadap peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Pdt Ambrosiua Makasar S Th menjelaskan ada tiga hal yang harus dikomitmenkan bersama, sebagai panggilan nurani atas kemanusiaan yang telah terjadi di Indonesia.

 

"Pertama sebagai genersai muda bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat di bawah pengayoman lintas agama menolak dangan tegas semua bentuk kekerasan, radikalisme apapun yang terselubung ataupun nampak dimata kita, karena itu merobek kesatuan dan kebangsaan kita sendiri, kedua kita prihatin terhadap peristiwa yang terjadi dan menimpa saudara kita tanpa mengenal agama manapun, kita sampaikan doa dari tempat ini, kiranya Tuhan yang Maha Kuasa memberi jalan terbaik bagi yang ditinggalkan, sehinnga dari doa itupun kita bermohon supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi karena kita memilki persatuan dan kesatuan untuk menolak semua itu, dan ketiga bersama pemerintah di Daerah Sangihe dapat menjaga bersama stabilitas keamanan dan kedamaian, sehingga tidak ada sesuatu apapun, bentuk apapun, yang merongrong untuk pecahnya persatuan dan kesatuan di daerah kabupaten kepulauan sangihe," ungkap Makasar.
 

 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana menyampaikan, sebuah komitmen bersama dalam keterpanggilan, keprihatinan bersama terkait dengan peristiwa di Surabaya.  "Peristiwa yang merobek tatanan kehidupab berbangsa dan bernegara, disinilah kita merupakan bagian daripada bangsa ini dalam sebuah komitmen kita tidak pernah mentoleransi bersama dalam tatanan yang menghancurkan NKRI," jelas Gaghana. Untuk itu sebagai pemerintah menolak dengan tegas aksi radikalisme bahkan memerintahkan TNI/Polri untuk mengusut tuntas perbuatan-perbuatan serta agenda-agenda yang ingin menghancurkan NKRI ini.

 

"Bagi kita yang berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe sikap kita adalah sikap warga negara yang mendukung persatuan dan kesatuan. Marilah pelihara dan menjaga Negara ini serta menjaga daerah Sangihe supaya daerah ini tidak menjadi lintas keluar masuk gerakan-gerakan radikalisme yang menurut catatan keluar masuk Indonesia-Filipina adalah Sangihe," tutup Gaghana.

 

(fad/bk-1)

 

 

 

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
12 Oct 2018 / dibaca 160 kali
TAHUNA (BK): Sidang Sinode BPL Kerukunan Gereja Masehi Protestan Indonesia (KGMPI) ke IV seluruh Indonesia, digelar di gedung Gereja Ahusu...
Sangihe
12 Oct 2018 / dibaca 113 kali
TAHUNA (BK): Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE menyerahkan secara simbolis penyaluran honorarim Kepala Lingkungan...
Sangihe
11 Oct 2018 / dibaca 100 kali
TAHUNA (BK): Setelah melalui proses penyelidikan oleh pihak penyidik Kepolisian Resor (Resor)  Kepulauan Sangihe, akhirnya OG alias Olga...
Sangihe
11 Oct 2018 / dibaca 105 kali
TAHUNA (BK): Bencana yang melanda Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya Palu, Sigi dan Donggala, membuat semua komponen bangsa merasa...
Sangihe
11 Oct 2018 / dibaca 101 kali
TAHUNA (BK): Pencairan Dana Desa (Dandes) tahun 2018 di Kabupaten Kepulauan Sangihe hingga saat ini belum full (sepenuhnya) terealisasi....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.