Sangihe

Forkopimda Bergantian Sampaikan Materi Me'Daseng di Pulau Marore

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 13 May 2018 20:27   420 kali

TAHUNA (BK): Tak hanya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang mensosialisasikan sejumlah program saat Me'Daseng, di Kampung Pulau Marore Kecamatan Kepulauan Marore, Jumat (11/5/2018), namun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menyampaikan program tersebut.

 

Mereka yang masuk Forkopimda yaitu, Wabup Helmud Hontong SE, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Benhur Takasiaheng, Kapolres Sangihe dan mencakup wilayah Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Moh Ridwan SH, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Tahuna, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Tahuna Kolonel Laut (P) Setiyo Widodo SE MSi, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1301 Sangihe Letkol Infantri Saiful Parenrengi MPSi. 

 

Diawali Kapolres Sangihe dan mencakup wilayah Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK, yakni menyampaikan situasi yang cukup kondusif dan tak ada hal yang menonjol, tentunya tak hanya tugas Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tapi juga Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama instansi terkait, termasuk kecamatan yang saling bekerja sama membina warganya.

 

"Pula menjadi perhatian terkait berita hoax dan ajuran kebencian.  Memperhatikan perkembangan situasi dan arus informasi, rata-rata anak SD sudah ada HP, dimana ada kemudahan informasi. Kemudahan tersebut maksud tujuannya baik berdampak positif bagi masyarakat, tapi juga negatif dari oknum tak bertanggungjawab terhadap berita tak benar. Bila ada yang menyebarkan, tentunya bisa dipidana, dan ini warning, bukan menakut-nakuti, agar digunakan dengan baik. Nmun perlu diwaspadai, yakni menilai informasi benar adanya atau perlu diperdalam lagi, serta analisa lagi. Bila dikirim bisa berdampak bagi orang lain. Juga pornografi, agar bisa disaring agar tak mudah diakses," kata Kapolres. 

 

Pula ditambahkannya, di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), ada semboyang torang samua basudara, tentunya ini akan memperat antar warga dan kelompok serta antar agama, agar hubungan ini lebih ditingkatkan. 

 

"Terkesan pelaksanaan MTQ, beberapa waktu lalu, ada kelompok paduan suara gereja yang bersama-sama menyanyikan mars MTQ. Ini bentuk toleransi antar umat beragama, salah satu bentuk nyata yang dilaksanakan. Sehingga antar agama dan kelompok saling membangun dan mendukung," jelas Kapolres. 

 

Ditambahkan dia, Mei 2018 segera dilaksanakan Pemilihan Kapitalaung (Pilkap) serentak, termasuk di wilayah Kecamatan Kepulauan Marore ada 2 kampung yang menyelenggarakannya, diharapkan bisa dilaksanakan dengan baik dan secara demokrasi agar masyarakat bisa memberikan suaranya dan memilih yang terbaik, itu wajar. Tapi tak wajar kalau ada yg membatasi untuk memilih.

 

"Pilihlah yang terbaik, bahkan bagi yang terpilih akan memegang mandat. Jangan perbedaan jadi permasalahan..Semoga Pemilihan Kapitalaung terlaksana dengan baik, sehingga roda pemerintahan bisa dilaksanakan dan masyarakat agar seluruh bisa saling mendukung petugas. Itulah harapan kita semua," tutupnya. 

 

Selanjutnya Ketua PN Tahuna yang baru, mengawali  penyampaiannya yaknu bersyukur kepada Tuhan diberikan atas nafas kehidupan yang sudah diberikan.  

 

"Hal-hal berkaitan dengan hukum, diharapkan dalam kehidupan bersosial agar menjaga hubungan baik dengan baik. Kalau ada persoalan hukum  kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan," kata dia. Juga ditambahkannya, kalau ada dokumen kependudukan yang salah ketik, misalnya Akte Kelahiran, bisa ada dampak hukumnya. Sehingga kalau sebelum dicetak, agar bisa diteliti lagi dan diperbaiki agar bisa diperbaiki kalau ada yang salah jadi orang tua bisa memperhatikannya. Karena bisa berdampak hingga ke sekolah lebih tinggi lagi, masalahnya bisa berbelit-belit bila dilakukan perbaikan. 

 

"Saat ini kasus yang dominan, yakni perlindungan anak, dan itu tren. Bagi orang tua agar wajib mengawasi anak-anaknya. Hal-hal apa saja perkembangan anak, harus diawasi pada jam-jam tertentu," tambahnya. 

 

Kepala Imigrasi Kelas II Tahuha, Jem Sembel, sebelum menuturkan sejumlah program memberitahukan masa tugas yang dijalaninya diperkirakan sudah 6 bulan di Indonesia Imigrasi Kelas II Tahuna.  "Selalu bersyukur Tuhan menempatkan kita di Pulau Marore di acara Me'Daseng. Pulau marore adalah berbatasan langsung dengan negara Filipina. Kami berhubungan dengan perbatasan, tugas dan fungsi kami, yakni wilayah perbatasan sebagai pintu gerbang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Orang yang masuk dan keluar NKRI, termasuk pengawasan orang asing dan tegaknya hukum di Indonesia," terangnya. 

 

Lebih lanjut disampaikannya, fungsi pelayanan bagi warga Indonesia dan warga negara asing (WNA), beruapa paspor atau dokumen lain untuk ke luar atau masuk Republik Indonesian. Untuk layanan pemberian paspor, seperti halnya di wilayah perbatasan yakni warga di Pulau Marore dengan memberikan pas lintas batas perbatasan khusus wilayah perbatasan. Pula telah bangun Pos Imigrasi di Pulau Marore guna melayani pas lintas batas.

 

"Layanan penegakan hukum, aturan dan ketentuan yang diberlakukan haruslah dipenuhi, termasuk melakukan lintas batas ke luar negeri. Ada perjanjian 1963, tapi juga ada perjanjian lintas batas tahun 1975 yakni menggunakan pas lintas batas, untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Pos pengawasan Imigrasi di Pulau Narore jadi Pos Pengawasan paspor, juga Fililipina masih gunakan pas lintas batas, syarat penduduk KTP penduduk di wilayah perbatasan yakni Pulau Marore," jelas dia. 

 

Disampaikannya, untuk penanganan tenaga kerja asing, sesuai Perlrpres Nomor 10 tahun 2018 penyederhanaan tenaga asing yang bekerja di Indonesia, termasuk memberikan penanaman modal asing di Indonesia, dan Imigrasi memberikan ijin tinggal dan visa di Indonesia. 

 

"Ada 3 penanaman modal asing untuk tinggal di Indonesia yakni Sangihe, untuk membeli pala dari Sangihe, dan ada kawin campur. Pula penanganan tenaga kerja Indonesia non prosedural, tentunya diharuskan mengikuti prosedur, dan hal ini perlu rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnker),  salah satu contohnya afa kasus TKI di Malaysia yang tidak memenuhi prosedur, sehingga bermasalah, dan harusnya ikut aturan. Tentunya hal ini perlu diperhatikan," tutup dia. 

 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Moh Irwan SH mengatakan, untuk rencana pelaksanaan Pemilihan Kapitalaung (Pilkap) bulan Mei 2018, termasuk yang ada di Kecamatan Kepulauan Marore, yakni mengingatkan agar tetap berhati-hati. 

 

"Banyak yang dilakukan orang untuk menjatuhkan orang, black campagne.atau kampanye yakni jatuhkan orang. Agar jangan sampai menghujat orang dengan menggunakan handphone," jelas dia. 

 

Dia juga menambahkan, hingga kini tak ada satupun kasus yang ditangani dari wilayah Kecamatan Kepulauan Marore. Untuk tugas dan tanggungjawab Kapitalaung yang dihubungkan dengan dana desa, agar jangan ada money politic atau politik uang. 

 

"Tugas dan fungsi Kejaksaan termasuk pembinaan tindak pidana, dan juga pendampingan. Termasuk pendampingan pembangunan Puskesmas Marore yang sudah selesai dibangun. Pula pendampingan terhadap pembangunan talud di Pulau Marore untuk mengawasi dan bisa ketahui secara langsung, sebab dananya Rp169 miliar adalah uang rakyat, dan diharapkan agar bisa lancar proses pekerjaannya.

 

Untuk Komandan Distrik Militer (Dandim) 1301 Sangihe Letkol Inf Saiful Parenrengi MPsi juga menyampaikan pelaksanaan patroli dan menempatkan prajurit TNI di setiap pulau untuk  menjaga keamanan perbatasan .

 

"Menjaga perbatasan dan NKRI sebagai wujud bentuk  pengabdian kami sebagai prajurit TNI. Antisipasi tetap dilakukan, mencakup semua pulau termasuk ada pulau-pulau tak berpenghuni tentunya diawasi.Pengawasan tetap dilaksanakan,sebagai wujud pengabdian bagi negara. Silahkan kampung laksanakan Pemilihan Kapitalaung, dan silahkan nelayan menangkap ikan sebanyak-banyaknya. Pula bagi rekan-rekan yang bekerja membangun talud di Pulau Marore agar tetap aman dan lancar," kata dia. 

 

Demikian halnya Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna, Kolonel Laut (P) Setiyo Widodo SE MSi mengatakan bahwa kegiatan Me'Daseng merupakan hal positif dan sangat bagus dilaksanakan. "Sebagai TNI, kita siap ditempatkan dimana saja, dan itu bagian kemenangan kita ikut  partisipasi dalam pembangunan. Perjanjian antara Filipina dan Indonesia batas laut dikatakan Clear sudah tidak ada perbedaan pandangan batas laut menyangkut tentang keabsahan dan legalitas kedua bangsa. Untuk pengamnan diperbatasan, kita TNI AL tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan dari masyrakat. Dan membutuhkan sinergritas dengan komponen-komponen yang lain. Termasuk membutuhkan peran serta dan bantuan masyarakat terutama bergiat di laut sebagai bagian yang bisa memberikan informasi awal deteksi dini dan cegah dini terhadap informasi," terang Danlanal Tahuna. 

 

Sedangkan untuk Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Benhur Takasiaheng mengatakan,tugas dalam pembuatan aturan dan peraturan bersama pemerintah daerah, serta menyusun anggaran bersama pemerintah daerah dan pengawasan terhadap instansi terkait. 

 

"Pengawasan termasuk pelaksanaan Pemilihan Kapitalaung, melalui Komisi A. Juga mengawasi anggaran di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Pelaksanaan Pemilihan Kapitalaung yakni yang mencalonkan diri tentunya demi untuk membangun daerah, dan kalau ada yang sudah menang agar bisa diucapkan selamat. Ini sama-sama membangun daerah. Tugas kita juga mengawasi dana desa, monitoring di lapangan, dan masih perlu lagi bimbingan teknik (bimtek) bagi kapitalaung. Lembaga DPRD tetap mendukung program pemerintah daerah, termasuk hari Senin, pekan depan, akan dilaksanakan Banmus tentang mekanisme pinjaman Rp170 miliar, yakni akan selesai indah pada waktu," ucapnya.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
14 Aug 2018 / dibaca 139 kali
TAHUNA (BK): Penyelenggaraan pembangunan daerah terus didorong pelaksanaannya sesuai dengan program yang ditetapkan, termasuk tindaklanjut di...
Sangihe
14 Aug 2018 / dibaca 141 kali
TAHUNA (BK): Dukungan terhadap pengembangan potensi bisa turut melengkapi kemandirian seluruh kewilayahan sesuai kondisi setempat, meskipun...
Sangihe
14 Aug 2018 / dibaca 140 kali
TAHUNA (BK): Upaya untuk terus menopang peran serta sektor-sektor memerlukan tindaklanjut kongkrit terhadap pelaksanaan program pembangunan...
Sangihe
14 Aug 2018 / dibaca 141 kali
TAHUNA (BK): Setelah menunggu sekian lama pasca pemilihan serentak beberapa waktu lalau, akhirnya 113 Kapitalaung terpilih dari 113 Kampung di...
Sangihe
13 Aug 2018 / dibaca 119 kali
TAHUNA (BK): Memperhatikan kesejahteraan publik atau masyarakat, prosesnya turut diberlakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.