Sangihe

Fraksi Sampaikan Pandangan Akhir

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 01 October 2018 07:44   187 kali

TAHUNA (BK): Setelah melewati pembahasan di tingkat pertama, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 20180 Kamis (27/9/2018), Eksekutif dan Legislatif  kembali menggelar rapat paripurna mendengar pandangan akhir fraksi - fraksi tentang pembahasan Ranperda APBD-P 2018.

 

Lima dari enam Fraksi yang ada di antaranya Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai PKPI, Fraksi PDIP, Fraksi Gabungan dan Fraksi Partai Gerindra menerima Ranperda APBD-P 2018 selanjutnya disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) APBD-P 2018 namun dengan catatan. Kecuali Fraksi Partai Nasdem yang memang tidak memberi tanggapan sejak awal.

 

Dari catatan yang dikemukakan masing-masing fraksi menitik beratkan pada dua hal penting diantaranya menyetujui pemangkasan perjalan dinas anggota DPRD dan dialihkan untuk pembiayaan kesehatan masyarakat melalui RSUD Liun Kendage Tahuna khususnya pengadaan obat dan makanan pasien, serta mengingatkan pemerintah daerah tentang penggunaan dana pinjaman Rp170 miliar agar dapat digunakan sebaik mungkin demi kesejahteraan masyarakat Sangihe.

 

Sementara itu, Dikson Haling satu-satunya anggota Fraksi Nasdem yang hadir saat diberi kesempatan mimbar sidang, menyampaikan mohon maaf kepada masyarakat Sangihe. "Seperti diketahui fraksi Nasdem tidak memberi tanggapan dan pandangan akhir Ranperda APBD-P  Tahun 2018 ini sesuai petunjuk ketua fraksi sekaligus ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem Sangihe. Untuk itu atas nama pribadi dan sebagai anggota DPRD saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe," kata Haling. 

 

Tindakan Fraksi Nasdem tersebut pun langsung mendapat tanggapan dari Tokoh Masyarakat, Aziz Janis. Dikatakannya, sangat disayangkan apa yang dilakukan Fraksi Nasdem karena hanya mereka (fraksi) yang tidak memberi tanggapan fraksi. "Kita menghargai keputusan politik yang diambil Fraksi Nasdem. Namun sangat disayangkan karena keputusan tersebut bisa dinilai sebagai keputusan yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat yang mempercayakan mereka duduk di kursi empuk anggota DPRD.Masyarakat sangat menunggu pembahasan APBD-P 2018 demi kesinambungan pembangunan di Sangihe Tahun 2018," tandas Jani.

 

(fad/bk-1) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
10 Apr 2019 / dibaca 65 kali
TAHUNA (BK): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapar Koordinasi (Rakor) Sentra Penegakan Hukum Terpadu...
Sangihe
09 Apr 2019 / dibaca 144 kali
TAHUNA (BK): Harga tarif tiket kapal cepat KM Majestik Kawanua diduga terlalu mahal. Pasalnya, tarif dengan pelayaran menempuh Pulau...
Sangihe
09 Apr 2019 / dibaca 84 kali
TAHUNA (BK): Menjelang menjelang Pemilu 17 April 2019 mendatang, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sangihe mengucap ikrar...
Sangihe
08 Apr 2019 / dibaca 458 kali
TAHUNA (BK): Dilaporkan, sekitar empat bulan tunjangan kinerja guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sangihe belum...
Sangihe
08 Apr 2019 / dibaca 90 kali
TAHUNA (BK): Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Dr R Sigit Hardjanto SH MSi melaksanakan kunjungan kerja (kunker) sehari di wilayah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.