Sangihe

Gubenur OD Hadiri Me'Daseng di Pananaru

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 18 March 2019 09:39   150 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME dan Wakil Bupati (Wabup) Helmud Hontong SE melaksanakan kegiatan Me'Daseng tahap kedua, yakni di Kampung Pananaru Kecamatan Tamako, di kawasan Kantor Kampung atau Desa Pananaru, Sabtu (16/03/2019). 
 
 
Ada yang menarik, Me'Daseng yang ke 19, kali ini, ternyata dihadiri juga oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD).
 
  
Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Provinsi (Sekprov) Pemerintah Provinsi Sulut Edwin Silangen, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Edwin Roring SE ME, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Benhur Takasiaheng, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Dra Ny Ririswati Gaghana Katamsi, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny Rahel Hontong Sasamu, caleg DPR RI Dra Adriana Dondokambey, para caleg DPRD Provinsi Sulut dan Kabupaten Kepulauan Sangihe, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat setempat. 
 
 
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME mengatakan, saat pelaksanaan Me'Daseng juga hadir para calon legislatif (caleg) baik DPR RI, DPRD Provinsi Sulut dan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, yakni ini forum bukan kampanye, tapi perkenalan bagi caleg DPR RI,  provinsi dan kabupaten. 
 
 
"Acara Me'Daseng telah berjalan 19 kali, putaran kedua, pada lima kecamatan. Dalam perjalanannya telah mendapat banyak masukan. Masyarakat memberikan berbagai hal aspirasi dan masukan menyangkut pelayanan pemerintah dan masyarakat," ucap Bupati. 
 
 
Dia juga menjelaskan, sebelum pelaksanaan Me'Daseng, sudah dilaksanakan pelayanan publik atau masyarakat oleh beberapa OPD sejak hari Senin. Diantaranya tentang aturan dan pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP), bidang perikanan, pendidikan, tentunya pelayanan yang diberikan langsung kepada masyarakat. 
 
 
"Keterlibatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di setiap kampung atau desa, juga pasar rakyat. Dimana para undangan yang hadir bisa membeli produk lokal kampung," jelasnya. 
 
 
Pula disampaikan, saat Me'Daseng berlangsung, tentunya ada penyampaian program oleh Forkopimda, instansi terkait dan perbankan. Selain itu, Kampung Pananaru juga ada pelabuhan ferry, dan nantinya akan dibangun Pelabuhan TNI AL. 
 
 
"Berterima kasih saat acara Me'Daseng yang ke 19 kali Pak Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bisa hadir di Kampung Pananaru. Kita berterimakasih, ada sukacita besar, Pak Gubernur bisa hadir dalam agenda dari kultur bagi masyarakat Sangihe," tutup Bupati. 
 
 
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE menyampaikan, saya hadir di sini beserta Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen bersama sejumlah tamu dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). 
 
 
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersyukur. Kami berterima kasih bisa hadir acara Me'Daseng di Tamako. Berharap kegiatan Me'Daseng agar terus dilaksanakan, ini program pemerintah daerah yang menyerap aspirasi. Program yang sangat baik bagi kita semua. Pak Bupati menyampaikan agar Pak Gubernur bisa hadir saat kegiatan Me'Daseng, agar bisa mendorong pembangunan di Sangihe," kata Gubernur. 
 
 
Lebih lanjut disampaikan, program Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla, yakni daa desa dan Bumdes, KIP. Tugas kita bersama, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan pemerintah kabupaten agar betul-betul mengawasi, agar bisa dilaksanakan dengan baik. Tentunya guna memperlancar pembangunan di daerah pinggiran. 
 
 
"Kegiatan Me'Daseng tentunya perlu, agar mendapatkan masukan dari masyarakat. Ini sangat perlu, termasuk apa yang menjadi program pemerintah pusat," jelasnya. 
 
 
Gubernur juga menyampaikan, harga kelapa mengalami penurunan yakni Rp4.500, amat dilema bagi Sulawesi Utara (Sulut), tak hanya di Sangihe. Tapi harga produk kelapa berupa kopra tidak bisa pemerintah intervensi, tergantung pada permintaan pasar. 
 
 
"Harus ada inovasi baru. Dulunya, produk kopra bisa beli pesawat. 
Kelapa dan minyak sawit sama, biaya produkdi minyak sawit murah.  Sedangkan kopra mahal, biaya produksi mahal. Perlu ada inovasi baru dalam peningkatan ekonomi di Sulawesi Utara (Sulut) sebagai provinsi Nyiur Melambai, lambang pohon kelapa," terangnya. 
 
 
Pula dijelaskan, program Presiden Jokowi, yakni tiap liter solar bisa menggunakan minyak kelapa 20 persen, jadi ada kenaikan harga minyak kelapa. Inilah yang yang perlu kita dorong, agar harga minyak kelapa bisa naik. 
 
 
"Pemerintah melayani masyarakat untuk turun langsung kepada masyarakat, berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pajak.  Agar pemerintah dan rakyat bisa melakukannya bersama-sama," jelasnya. 
 
 
Gubernur juga menyampaikan,banyak hal bisa dilakukan, Sulut produk unggulan turun, namub sektor pariwisata naik. Sebenrar lagi di Sangihe akan dikembangkan, tak hanya di Manado, tapi juga di Sangihe. Mudah-mudahan hotel di pinggiran Tahuna bisa selesai.
 
 
"Mari tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), agar ada posisi yang baru dapat diisi. Pula pembangunan agar masyarakat, provinsi dan kabupaten bisa berjalan dengan baik," tambahnya. 
 
 
Selain itu, Gubernur juga menjelaskan, untuk ijin kepada nelayan 10 GT agar diberi ijin, agar seluruh nelayan bisa merasakan program pemerintah ini. 
 
 
"Dalam menjaga keamanan kita, berterima kasih karena TNI Polri, salah satu faktor turis datang di Sulut, termasuk untuk bisa melihat kerukunan antar umat beragama. Sampai 3 juta orang jumlah berkunjung di Sulut naik 100 persen,.baik wisatawan asing maupun domestik," ungkap Gubernur. 
 
 
Dia pula menambahkan, terhadap pelaksanaannya agar dapat didukung terus, kedatangan turis asing ke Sulut. Tentunya ini juga peran Presiden Jokowi yang telah menghubungi Kementrian Perhubungan dan beberapa Kementrian terkait. 
 
 
"Pemerintah pusat terus mendorong pariwisata di Sulut, dan terus mendorong proses pembangunan. 
Kegiatan Me'Daseng agar program pemerintah provinsi dan kabupaten bisa bermanfaat bagi masyarakat," tutup Gubernur. 
 
 
(fad/bk-10) 
 
Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
09 Oct 2019 / dibaca 77 kali
 TAHUNA (BK): Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten kepulauan Sangihe melaksanakan kegiatan manasik haji cilik (MHC), Rabu...
Sangihe
09 Oct 2019 / dibaca 80 kali
TAHUNA (BK): Diduga karena penerapan harga bahan bakar minyak berupa avtur (bahan bakar pesawat) terlalu tinggi di Bandara Soekarno-Hatta hanya...
Sangihe
09 Oct 2019 / dibaca 89 kali
TAHUNA (BK)Pelaksanaan upacara bendera yang rutin dilaksanakan kodim 1301/Sangihe setiap hari senin bertempat di lapangan upacara Makodim kali...
Sangihe
08 Oct 2019 / dibaca 98 kali
TAHUNA (BK): Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Ernist Unas SPi MSi mengatakan, untuk...
Sangihe
08 Oct 2019 / dibaca 105 kali
TAHUNA (BK): Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe Edwin Roring SE ME, dangan tegas mewarning para Camat....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.