Sangihe

Hadiri Kegiatan Arahan Presiden RI, Pj Bupati : Kami akan menindaklanjuti setiap arahan dari Presiden

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 30 September 2022 15:00   232 kali
Pj Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan menghadiri kegiatan arahan Presiden RI.
TAHUNA (BK) : Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan, menghadiri kegiatan arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, tentang pengendalian inflasi, tindaklanjut afirmasi bangga buatan Indonesia dan pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim, di Ruang Cendrawasi JCC Jakarta, Kamis (29/09/2022). 
 
 
Pelaksanaannya turut dihadiri oleh seluruh Menteri, Kapolri, Kejagung, seluruh Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, Pangdam, Kapolda dan para Direksi BUMN seluruh Indonesia. 
 
 
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menyampaikan laporannya, sebelum arahan Presiden. Di situ ia mengatakan, ada tiga kebijakan Konvergensi Program dan akurasi Pensasaran. 
1. Tentang penetapan wilayah prioritas Program penghapusan kemiskinan ekstrem, 2022, 2023 dan 2024.
2. Ketersediaan data Pensasaran Program penghapusan kemiskinan ekstrem yang padan dengan Dukcapil.
3. Pedoman umum Kementerian Lembaga/Pemerintah Daerah dan semua pemangku kepentingan. 
 
 
Pula delapan hal yang memerlukan arahan dan Keputusan Presiden antara lain : 
1. Pemerintah Daerah agar segera menggunakan anggaran Biaya Tak Terduga, belanja wajib 2% Dana Transfer Umum, dan menyalurkan Bansos dalam rangka pengendalian inflasi.
2. Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi, termasuk memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi komoditas pangan strategis seperti beras, daging sapi, dan hortikultura (bawang dan cabai).
3. Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar menggunakan dan menetapkan Data P3KE sebagai data rujukan program penghapusan kemiskinan ekstrem untuk memastikan akurasi sasaran program.
4. Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah beserta semua pemangku kepentingan agar memperkuat kolaborasi untuk merumuskan tindakan afirmatif penanganan kemiskinan ekstrem, termasuk re-alokasi anggaran.
5. Kemenkeu dan Kemendagri bersama Kemenperin, BPS, dan Pemerintah Daerah agar menyelesaikan harmonisasi kode referensi produk barang dan jasa terhadap Klasifikasi Baku Komoditas Indonesia pada akhir Oktober 2022.
6. LKPP agar menyusun RUU Pengadaan Barang dan Jasa Publik, untuk memperkuat dasar hukum aksi afirmasi, dan diberlakukan pada 2024. 
7. Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN agar membatasi belanja impor menjadi maksimal 5% dari total belanja 2023, serta diikuti dengan pengembangan UMK dan Koperasi serta industri dalam negeri.
8. Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN agar menggunakan Kartu Kredit Pemerintah Domestik pada Januari 2023. 
 
 
Presiden RI Joko Widodo, dalam sambutannya, mengutarakan isu strategis dan penanganan krisis global yang berdampak luas bagi ekonomi dunia termasuk Indonesia, dimana tiap hari disuguhkan dengan krisis pangan global 345 juta orang di 82 negara mengalami krisis pangan, 19.700 orang setiap hari meninggal karena kelaparan akut.
 
 
"Kita bersyukur Indonesia bulan Agustus lalu peroleh sertifikat swasembada pangan dari Internasional Riset Institut
dan dianggap sebagai negara dengan ketahanan pangan terbaik dibandingkan dengan negara lain. Tapi jangan senang dulu, karena krisis global mengakibatkan dunia penuh ketidakpastian," terang Presiden. 
 
 
Lanjut dikatakan Presiden, krisis pangan, energi, finansial dimana nilai tukar uang mengalami guncangan termasuk Indonesia, penyesuaian harga BBM, turut mempengaruhi ekonomi. Hal ini perlu diketahui oleh semua pihak, diminta kita semua memiliki sense of crisis. 
 
 
"Momok terbesar semua negara adalah inflasi kenaikan barang dan jasa. Oleh sebab itu, kita harus kompak dan bersatu dari Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota sampai ke bawah, Kementerian dan lembaga juga harus bersatu seperti kemarin kita menangani Covid. Kalau Covid kita bisa bersama, maka urusan inflasi ini kita juga harus bersama," terangnya lagi. 
 
 
Presiden menyampaikan bahwa, inflasi dari pangan, bahan makanan, ini juga menjadi kontributor kenaikan inflasi hingga Agustus lalu. Juga mengingatkan soal impor barang, dimana seharusnya pengelolaan keuangan dari APBN, dan APBD orientasi menyokong produk dalam negeri, memberdayakan UKM, UMKM sebab sejauh ini yang terdaftar di e katalog lebih dari 1 juta, lewat UKM/UMKM prodak dalam negeri menjadi unggulan, namun masih ada daerah nol catatan soal UKM/UMKM. 
 
 
"Saya meminta para kepala daerah untuk membina mengembangkan UKM/UMKM agar berbondong-bondong masuk ke e katalog untuk menopang ekonomi lokal maupun nasional," jelas Presiden lagi. 
 
 
Lanjut Presiden, untuk Kabupaten/Kota sarapan produk dalam negeri tolong dilihat, termasuk sektor pariwisata sebaiknya tonjolkan wisata dalam negeri, agar berdampak langsung bagi daerah maupun skala nasional. 
 
 
Disampaikan juga soal masalah kemiskinan ekstrim, dimana data di setiap daerah sudah jelas serta sasarannya, kalau Pusat dan daerah bersama-sama menuju sasaran berdasarkan data by name by address maka persoalan kemiskinan dapat diyakini bisa teratasi. 
 
 
"Ini menjadi harapan, kekompakan dalam menangani kemiskinan," pungkas Presiden. 
 
 
Kata penutup Presiden, bahwa ia ingin kerjasama, kerja kongkrit untuk menuntaskan masalah-masalah di atas. 
 
 
Sementara itu, Pj Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan menjelaskan bahwa, ada berbagai catatan strategis yang ia dapatkan dari arahan Presiden untuk dijadikan acuan kerja di daerah. 
 
 
"Yang pasti kami akan menindaklanjuti setiap arahan dari Bapak Presiden, ada catatan strategis dalam mewujudkan harapan Presiden" kata Tamuntuan. 
 
 
Dia juga menambahkan, hal-hal yang disampaikan Presiden menjadi atensi khusus untuk dituntaskan, agar ada sinergitas antara Pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai masalah nasional maupun daerah. 
 
(fad/bk-10)  
 
Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
23 Jan 2023 / dibaca 86 kali
TAHUNA (BK) : Serda Ray Charles Takasihaeng Babinsa Koramil 1301-06/Kendahe melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga...
Sangihe
23 Jan 2023 / dibaca 84 kali
TAHUNA (BK) : Aksi yang dilakukan oleh anggota Koramil 1301-07/Tabut patut dicontohi, demi menjaga kebersihan dan keindahan pantai sebagai suatu...
Sangihe
21 Jan 2023 / dibaca 113 kali
TAHUNA (BK) : Karya bakti merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Demikian halnya yang dilakukan Serda Sparman Naung ...
Sangihe
21 Jan 2023 / dibaca 114 kali
TAHUNA (BK) : Keakraban bersama warga binaan merupakan tugas pokok Babinsa di wilayah Kodim 1301/Sangihe. Salah satunya yaitu dengan melakukan...
Sangihe
21 Jan 2023 / dibaca 109 kali
TAHUNA (BK) : Dengan semangat gotong-royong Sertu Johanis Tarontong Babinsa Koramil 1301-04/Manganitu terus membangun kemanunggalan TNI bersama...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2023 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.