Sangihe

Ibu Jemima Dicoret dari Daftar Penerima Rasra

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 16 April 2019 08:39   252 kali

tTAHUNA (BK): Tidak semua masyarakat mendapatkan penyaluran beras sejahtera (Rasra) atau beras miskin (Raskin) bagi rumah tangga yang dikategorikan kurang mampu di  Kampung Taloarane Induk Kecamatan Manganitu Kabupaten Sangihe.

 
Keluarga Tatimune-Pangandaheng sejak April 2018-April 2019, sudah tidak pernah lagi mengambil jatah beras di kantor kapitalaung. 

 

Hal itu bukan tidak beralasan. Karena saat ingin mengambil jatah beras sejahtera (rasra), ibu Jemima Pangandaheng, warga Kampung Taloarane Induk, mempunyai KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dengan latar belakang kurang mampu, tidak mendapatkan jatah rasra. 

 

"Saya pergi ke kantor kapitalaung untuk mengambil jatah beras, tapi petugas di Kantor Kapitalaung setempat mengatakan beras sudah habis, dan diduga nama sudah dihapus dari daftar penerima beras sejahtera," jelas Ibu Jemima saat ditemui di kediamaanya, Kamis (11/4/2019).

 

Ketika itu, Pala Lindongan yang menyuruh untuk mengambil beras karena mereka tahu biasanya ke kantor kapitalaung untuk mengambil jatah beras, tapi kenyataanya sudah tidak ada nama di daftar penerima beras sejahtera (rasra). 


"Sejak itu saya sudah tidak pernah lagi ke kantor kapitalaung untuk mengambil jatah beras. Karena sudah merasa malu, tidak apa-apa, kami masih bisa berusaha walau hanya membeli beras satu kilo. Sekarangpun saya sudah tidak bisa bekerja lagi untuk membantu biaya rumah tangga, karena suami saya sudah beberapa tahun ini sakit-sakitan dan hanya terkapar di tempat tidur, sedangkan untuk biaya hidup hanya bisa berharap dari anak kami yang kerja serabutan," kata ibu Jemima dengan mata yang berkaca-kaca.
 

Sementara itu, kepada wartawan Kapitalaung Taloarane Induk, Son Larengam mengatakan pembagian Raskin hanya kepada yang namanya terdaftar dan data yang ada pada kami adalah  dari BPS.

 

"Memang banyak yang mengeluh untuk pembagian raskin. Bukan hanya keluarga Tatimune - Pangandaheng, lebih dari 100 KK yang menuntut ingin mendapatkan jatah raskin. Malah ada yang membanding-bandingkan kenapa hanya lain yang dapat jatah tersebut, namun jika harus mengikuti masyarakat, tidak semua yang benar," kata Larengam. 

 

Dijelaskannya, nama penerima Raskin yang dihapus, awalnya jumlah penerima lebih dari 200 KK, tapi mulai ada penurunan jumlah KK dan tidak mungkin menghapus nama tersebut, teknisnya semua itu dari pusat. "Jadi memang keluarga Tatimune-Pangandaheng sudah tidak ada nama di daftar penerima raskin. Tidak mungkin saya harus menambahkan nama mereka sementara jatah beras yang kami terima sudah sesuai data yang ada," jelasnya. 

 

Terpisah Camat Manganitu S Arebaeng mengatakan belum mengetahui mengenai informasi tersebut. "Nanati saya akan cek kebenaran infomasinya kalau bagaimana. Termasuk menghubungi/memanggil kepala kampung Soa Taloarane induk untuk klarifikasi. Sekaligus turun memantau ke rumah keluarga pemegang KKS tersebut," ujarnya. 
 

Pula disampaikannya, jika memang keluarga tersebut berhak menerima bantuan berupa  raskin tentu harus di berikan kepada penerima. "Ini warga miskin, jelas pemegang kartu KKS. Kalau misalnya tidak bermasalah dalam data,  haknya sebagai penerima beras harus diberikan," kata dia.

 

(fad/bk-1)   

 

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
01 Jun 2020 / dibaca 37 kali
TAHUNA (BK) : Personil Babinsa Koramil 1301-02/Siau, Serka Nelson Gogerino mendampingi penyaluran bantuan sembako kepada warga kurang mampu yang...
Sangihe
01 Jun 2020 / dibaca 57 kali
TAHUNA (BK) : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terkait...
Sangihe
01 Jun 2020 / dibaca 40 kali
TAHUNA (BK) : Berbagai upaya terus dilakukan personil gabungan yang tergabung dalam Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 guna...
Sangihe
01 Jun 2020 / dibaca 42 kali
TAHUNA (BK) : Antisipasi penyebaran wabah virus corona atau covid 19 terus dilakukan jajaran Kodim 1301/Sangihe bersama seluruh instansi dan...
Sangihe
01 Jun 2020 / dibaca 39 kali
TAHUNA (BK) : Salah satu Faktor yang mempengaruhi kesehatan salah satunya adanya jamban sehat untuk keluarga. Mewujudkan hal itu, Babinsa...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.