Sangihe

Investor Lirik Sektor Pariwisata Sangihe

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 06 November 2018 08:00   160 kali

TAHUNA (BK): Meski berada di wilayah kepulauan dan perbatasan, namun Kabupaten Kepulauan Sangihe ternyatan mempunyai beragam potensi yang dilirik oleh sejumlah investor dari luar daerah.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jeffry S Tilaar SE ME kepada wartawan, Senin (5/11/2018).

 

Ia menyatakan, perluasan pengelolaannya dilakukan secara terpadu, tak pemerintah daerah tapi juga sektor-sektor terkait lainnya yang bisa menunjang satu sama lain dan tahap demi tahap sesuai kondisi wilayah masing-masing. 

 

"Berbagai promosi sudah dilakukan oleh pemerintah daerah dengan menjual dan memperkenalkan potensi unggulan baik perikanan, pertanian dan pariwisata, serta sektor terkait lainnya, dan hal ini begitu penting. Tentunya nama Sangihe terus lebih dikenal, yakni menempati daerah perbatasan," kata dia.  

 

Pula ditambahkannya, manfaatnya juga selalu berkoordinasi dengan para investor terkait pengembangan-pengembangan, contoh kongkritnya yakni ada beberapa investor datang ke Sangihe untuk survei langsung di lapangan, dan diperkirakan dalam waktu dekat ini.  "Begitu juga pengembangan hotel di wilayah Malebur Kecamatan Tahuna,dimungkinkan akan ada kerja sama dengan investor lain. Lagipula selama ini, pelaksanaannya ditangani langsung oleh pengusaha lokal setempat, dan dibangun menggunakan dana sendiri," jelasnya. 

 

Dia menambahkan juga, untuk mendukung sektor pariwisata, ternyata ada tiga investor yang siap untuk membantu membangun hotel di wilayah Malebur tersebut. Tentunya bila diberlakukan, maka nantinya bisa menjadi sebuah lapangan kerja yakni  merekrut tenaga kerja lokal bidang pariwisata, dan prioritasnya yakni tenaga kerja lokal prioritas. 

 

"Pengelolaannya yakni ini swasta murni. Meski begitu pemerintah daerah turut memfasilitas memberikan kemudahan bagi para investor. Selain hotel, juga destinasi wisata, dan investor ahli perhotelan sudah melakukan survei dan akan membenahinya," jelas dia. 

 

Juga disampaikannya, untuk kendala yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah akomodasi, dan kalau ada wisatawan yang datang, minimal harus memiliki hotel bintang 3. Ada keuntungan yang diperoleh saat para investor tersebut akan membantu membangun hotel tersebut yakni bisa menggunakan tenaga kerja lokal, dan kunjungan wisatawan bisa meningkat. "Lagipula nantinya,  direncanakan kawasan hotel di Malebur tersebut akan dibangun hotel, mall, bioskop, dan kamar hotel diperkirakan hampir 100 kamar," tutupnya.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
12 Jan 2019 / dibaca 75 kali
TAHUNA (BK): Meningkatnya kasus demam berdara dengue (DBD) tentunya menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan...
Sangihe
11 Jan 2019 / dibaca 73 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME menemui Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Moeldoko,...
Sangihe
11 Jan 2019 / dibaca 74 kali
TAHUNA (BK): Buntut minimnya pelayanan kapal perintis antarpulau di Kabupaten Kepulauan Sangihe, menyebabkan ratusan penumpang di wilayah...
Sangihe
10 Jan 2019 / dibaca 60 kali
TAHUNA (BK):  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengajukan permintaan penambahkan...
Sangihe
10 Jan 2019 / dibaca 76 kali
TAHUNA (BK): Selang Oktober 2018 hingga Januari 2019, terhitung sebanyak 66 kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.