Sangihe

Karyawan Finance Mandala Tewas Gantung Diri

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 04 September 2017 19:40   692 kali

TAHUNA (BK): Warga di Kampung Bengketang Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) dibuat geger pada Senin (4/9/2017) pagi tadi.

 

Lantaran seorang pria berinisial JVG alias Jery (29), warga Kampung Bengketang Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) dan sebagai karyawan Finance Mandala,  ditemukan tewas gantung diri.

 

Pria yang sudah beristri itu, mengakhiri hidup dengan menggunakan tali nilon warna hijau pada lehernya di tempat jemuran lantai dua, rumah Keluarga Gumolung-Mananeke, Kampung Bengketang Kecamatan Tabukan Utara (Tabut), sekitar pukul 09.00 Wita, Senin (4/9/2017).

 

Menurut saksi Mei (adik korban), Minggu (3/9/2017) sekitar pukul 16.00 Wita, lelaki Vidi (adik korban) datang ke rumah korban dan memberitahukan kepada  Vivian (istri korban) bahwa korban minum miras.  Sehingga istri korban langsung membangunkan korban yang sedang tidur.

 

Lalu korban terbangun dan keberatan atas perbuatan adiknya yang melapor kepada istrinya. Korban mengatakan "biar jo kalau mati kita,". Adiknya Vidi juga marah, dan keluar dari rumah tersebut serta membuang 3 buah pot bunga di depan rumah.

 

Kemudian Senin  (4/9/2017) sekitar pukul 07.30 Wita, korban pergi ke kantor Mandala Finance, dan sekitar pukul 08.30 Wita kembali ke rumah, lalu mengantar STNK motor kepada ayahnya di SMP N 1 Tabut.

 

Selanjutnya pulang ke rumah, dan sekitar pukul 09.00 Wita, istri korban baru mengetahui kalau korban sudah pulang dengan melihat kendaraan bermotor (ranmor) roda dua di parkir samping rumah. 

 

Istri korban mencari-cari korban sampai ke lantai dua. Saat itu korban terkejut melihat sudah dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali nilon warna hijau.  Lalu istri korban langsung mengambil pisau dan memotong tali tersebut serta memanggil tetangga, dan korbanpun dibawa ke Puskesmas Enemawira sekitar pukul 09.30 Wita.

 

Tenaga medis melakukan pemeriksaan, dan ternyata korban sudah meninggal dunia, dan pada leher korban terdapat memar bekas sayatan tali dan pada celana ditemukan  basah akibat air seni. Terhadap keluarga  telah disampaikan untuk dilakukan autopsi mayat namun keluarga menolak.

 

Pula diketahui sebelumnya,korban ketika masih muda atau belum menikah, pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum air baterei.

 

Usai menerima laporan masyarakat, aparat Polsek Tabukan Utara (Tabut) langsung ke lokasi kejadian, mengolah tempat kejadian perkara (TKP), mencari bahan keterangan (baket), membuat surat pernyataan dan berita acara penolakan autopsi mayat.

 

Kapolres Sangihe dan mencakup wilayah Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP I Dewa Made Adnyana SIK SH melalui Kapolsek Tabukan Utara (Tabut) AKP W Darea membenarkan adanya  kejadian tersebut. "Motifnya masih dalam pendalaman petugas," jelas dia.

 

(fad/bk-1) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
16 Feb 2018 / dibaca 62 kali
TAHUNA (BK): Berbeda dengan 122 kampung dari 145 kampung yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe akan menggelar Pemilihan Kapitalaung (Pilkap)...
Sangihe
14 Feb 2018 / dibaca 52 kali
TAHUNA (BK): Guna menunjang pengelolaan potensi yang dimiliki tiap wilayah, maka pemerintah pusat menopang dalam bentuk pembiayaan sesuai...
Sangihe
13 Feb 2018 / dibaca 58 kali
TAHUNA (BK):  Memperhatikan kondisi kewilayahan secara utuh, tahapan pembangunan terus digalakan oleh pemerintah daerah yang mencakup...
Sangihe
13 Feb 2018 / dibaca 49 kali
TAHUNA (BK): Sebanyak lima penjabat kapitalaung atau kepala desa yakni Kampung Bowongkulu Kecamatan Tabukan Utara (Tabut), Kampung Kalinda...
Sangihe
13 Feb 2018 / dibaca 40 kali
TAHUNA (BK): Sebanyak 122 kampung atau desa bakal menggelar Pemilihan Kapitalaung (Kapitalaung) atau kepala desa secara serentak Mei 2018...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.