Sangihe

Kendahe Miliki Taman Baca dan Monumen Masuknya Injil di Kendahe

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 18 November 2019 19:11   112 kali

TAHUNA (BK): Camat Kendahe Marcos Sasiang mengatakan, kini Kecamatan Kendahe yakni di Kampung Kendahe Satu, telah memiliki taman baca dan perpustakaan serta monumen masuknya Injil di wilayah Kendahe.

"Taman baca dan perpustakaan yang ada, agar supaya anak-anak di waktu luang, di luar jam sekolah bisa mengambil bagian dalam taman baca. Menambah wawasan melalui buku-buku yang sudah disiapkan," jelasnya.

Di dalam perpustakaan tersebut ditampilkan beberapa foto jaman dulu yakni Presiden Republik Indonesia yang pertama saat berkunjung di Sangihe, sekitar tahun 1953 dan beberapa foto lainnya.

"Kami sebagai camat, juga ketua MTK di Kampung Kendahe Satu.  Dimana padq awalnya sejarah kerajaan yang memiliki kerajaan sampai ke Mindanao Filipina. Kunjungan pak Presiden Sukarno, sebelum pak Sukarno adalah wakil presiden, bapak Hatta pada tahun 1951, berikut disusul oleh Presiden Sukarno pada tahun 1953," ungkapnya.

Pula disampaikan, foto jaman dulu yang ditampilkan tersebut, dimaksudkan agar bisa diketahui pusat. Presiden pertama Republik Indonesia punya andil perhatian terhadap Kabupaten Kepulauan Sangihe yanf sangat terpencil, yang baru, garda terdepan atau perbatasan, di utara.

"Agar bagi yang menjadi presiden bisa mengetahui. Karena Presiden yang pertama bisa sampai ke Kabupaten Kepulauan Sangihe," kata dia.

Mengenai tugu atau monumen salib yang sudah dibangun, dia menjelaskan bahwa simbol ada salib, kenapa dilepas di situ,
kami mengenal Injil masuk di Kendahe Satu.

"Injil ini melalui NCG, Zendeling, melalui pendeta Kapileng, dan Resort Steler yang bisa masuk ke jemaat enghard dulunya, sekarang jemaat Kalvari Kendahe. Untuk mengenang para penginjil untuk tahun-tahun kemarin, kami membuat salib," terang dia.

Dia juga menambahkan, tahun-tahun kemarin kami membuat salib, monumen karena baru kami bentuk.  Rencana dengn lembaga adat, kami  akan bersama-sama, duduk bersama, memcari nama yang pas untuk dikenang tugu tersebut.

"Tapi untuk sementara, tugu itu adalah simbol masuknya Injil di kerajaan Kendahe pada dahulunya. Dan sekarang sudah menjadi jemaat Kalvari Kendahe," tambahnya.

(fad/bk-10)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
30 Nov 2019 / dibaca 64 kali
TAHUNA (BK): Sebagai salah satu bentuk kepedulian bagi masyarakat, Babinsa Koramil 1301-04/Manganitu, terus bergotong royong bersama warga untuk...
Sangihe
30 Nov 2019 / dibaca 96 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan SangihebJabes Ezar Gaghana SE, bersama Asisten II Harry Wolf, mengunjungi kantor Kementrian Koodinator Bidang...
Sangihe
30 Nov 2019 / dibaca 62 kali
TAHUNA (BK): Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi satu-satunya kabupaten/kota yang menjadi perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menerima...
Sangihe
29 Nov 2019 / dibaca 84 kali
TAHUNA (BK): Guna menunjang pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Tentara Nasional Indonesia (TNI), maka diperlukan juga pembinaan komunikasi...
Sangihe
29 Nov 2019 / dibaca 54 kali
TAHUNA (BK): Dalam rangka mendukung program pemerintah tentang jambanisasi bagi masyarakat kurang mampu serta menunjang kesehatan di lingkungan,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.