Sangihe

Konjen RI di Davao Suport Sister City

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 01 October 2019 21:45   177 kali

TAHUNA (BK): Kota Davao, terletak di Pulau Mindanao merupakan kota industri yang dimiliki Negara Filipina, hubungan sosial bersama warga Sangihe juga sudah terjalin dengan sangat baik, ini terbukti diperkirakan sebanyak 10 ribuan warga Indonesia yang menetap di sejumlah wilayah di Filipina.

 

Menurut Dicky Fabrian Komjen KBRI Davao menyatakan, bahwa saat ini sudah keturunan ketiga warga Indonesia yang menetap di Filipina, walaupun dari jumlah keselurahan warga Indonesia yang menetap sudah memilih menjadi Warga Negara Filipina, dimana seperempatnya tetap WNI, dan setengahnya lagi masih belum jelas statusnya.


"Kami sudah menugaskan pihak Imigrasi untuk melakukan pendataan, dan saya dengan Bupati akan bertemu langsung dengan mereka di General Santos untuk menyelesaikan masalah ini dan meminta dukungan ketika program Sister City dapat berjalan dengan baik," kata dia. 


Ditambahkannya, jumlah warga Indonesia yang sudah menjadi warga negara Filipina sekitar 2.600 jiwa dan yang tetap menjadi warga negara Indonesia sebanyak 2.763 jiwa,selebihnya masih mengambang dalam menentukan sikap.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menyatakan, kunjungan Pemerintah Daerah ke Davao dan General Santos Filipina didasari oleh surat dinas dari Konsulat Jenderal RI Davao City nomor 622/PK/7/2019/01 perihal peluang bisnis dan kerjasama Sister City Kabupaten Kepulauan Sangihe dan General Santos City tanggal 16 Juli 2019 dan hasil pertemuan Pemerintah Daerah dan Konjen RI pada tanggal 25 Juli 2019 di Manado.


"Pemerintah berkeyakinan kunjungan kerja ini dapat bermanfaat dan berdampak baik bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe yang memiliki posisi strategis di kawasan Pasifik Indonesia. Kita dukung bersama dari sektor perikanan, pariwisata pertanian, dan ekonomi kreatif. Perlu beberapa komunikasi di beberapa bidang, melihat sejarah warga Sangihe yang sudah menetap di Filipina, dan jika Sister City ini sukses maka diyakini taraf ekonomi kedua negara akan ada perubahan,khususnya bagi Sangihe," terang Bupati.


Lanjutnya, akan ada beberapa pertemuan yang dilaksanakan, baik dengan pihak pemerintah maupun pengusaha Filipina, yang akan didampingi Komjen RI di Davao, agar suksesnya program yang berdampak positif bagi warga perbatasan nantinya.
"Ada beberapa kerjasama yang akan terjalin. Dan saat ini Komjen dan pemerintah daerah sedang memperjuangkan kapal Pelni dapat menyinggahi Sangihe ketika akan menuju Filipina ataupun sebaliknya," tutupnya.


(fad/bk-10) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
11 Nov 2019 / dibaca 77 kali
TAHUNA (BK): Kondisi pelabuhan ferry yang ada di Pananaru Kecamatan Tamako, diduga sangat memprihatikan. Pasalnya, pelabuhan penyebrangan...
Sangihe
10 Nov 2019 / dibaca 59 kali
TAHUNA (BK): Warga di Kampung Pinebetengan Kecamatan Manganitu sempat dibuat heboh. Pasalnya, seorang pria, teridentifikasi berinisial AM (66),...
Sangihe
10 Nov 2019 / dibaca 85 kali
TAHUNA (BK): Sebuah rumah di Kelurahan Soataloara Satu Kecamatan Tahuna, tertimpa pohon tumbang, Minggu (10/11/2019), sekitar pukul 14.23 Wita....
Sangihe
09 Nov 2019 / dibaca 1085 kali
TAHUNA (BK): Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor Sangihe, Iptu Awaludin Puhi SIK, menanggapi adanya pernyataan saat acara...
Sangihe
09 Nov 2019 / dibaca 96 kali
TAHUNA (BK): Proses pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rujukan Liunkendage Tahuna tahun 2019 diperkirakan mencapai 52 persen. Proyek...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.