Sangihe

Meriah, Upacara Adat Tulude di Tahuna

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 02 February 2019 08:09   288 kali

TAHUNA (BK): Upacara Adat Tulude Kabupaten Kepulauan Sangihe, di Kota Tahuna, berlangsung meriah, di Lapangan Gelora Santiago, kawasan rumah jabatan Bupati, Kelurahan Tona Dua Kecamatan Tahuna Timur, Kamis (31/01/2019).

 

Acara dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, Wakil Bupati (Wabup) Helmud Hontong SE, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Jenderal Purn DR Moeldoko SIP, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ir BA Tinungki.

 

Hadir juga antara lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Edwin Roring SE ME, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Dra Ny Ririswati Gaghana Katamsi, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny Rahel Hontong Sasamu.

 

Ketika Bupati, Wabup, Moeldoko memasuki kawasan pelaksanaan upacara Adat Tulude, disambut secara acara adat. Kemudian prosesi arak-arakan kue adat tamo ke tempat yang ditentukan dan dilanjutkan dengan penyerahan kue adat tamo.

 

Untuk kata pengantar disampaikan Bupati Gaghana yakni ajakan mempersembahkan pujian syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaanNya sehingga dapat melaksanakan upacara Adat Tulude, sebagai sukacita seluruh masyarakat Sangihe, juga semakin bertambah dengan kehadiran Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Jenderal Purn DR Moeldoko SIP dan tamu kehormatan.

 

"Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Jenderal Purn DR Moeldoko SIP telah meresmikan PLTD di Pulau Bukide. Baru kali ini, ada yang datang menteri ke Pulau Bukide meresmikan Rumah Sakit Pratama (RSP) Liun Peduli di Kecamatan Tabukan Utara (Tabut). Terima kasih buat Pak DR Moeldoko atas kehadirannya,  semoga kebersamaan tetap dan terus terjalin," kata Bupati. 
Lebih lanjut disampaikannya, upacara Adat Tulude yang dilaksanakan setiap tahun bukan sekadar acara seremonial dan bersamaan dengan hari ulang tahun (HUT) Daerah Kepulauan Sangihe ke 594, namun memiliki makna yang sangat mendalam. Ada tiga hal yakni mensyukuri segala berkat Tuhan di tahun yang baru, memohon ampun atas kesalahan dan dosa di tahun yang silam, dan memohon tuntunan Tuhan di tahun yang akan datang. 

 

"Melalui HUT Daerah Kepulauan Sangihe yang ke 594 dan upacara Adat Tulude, kita lestarikan budaya Sangihe dan melanjutkan sejarah. Pula menggenjot sektor pariwisata, salah satunya underwater volcano atau gunung api bawah laut dan kekayaam budaya Sangihe, tentunya menjadi pesona bagi wisatawan untuk datang ke Sangihe. Agar terus dikembangkan sebagai salah satu pesona Sangihe," tandasnya. 

 

Dijelaskannya, dalam perkembangan membangun Sangihe sebagai gerbang maritim, yakni minimnya sarana prasarana antar pulau, dan juga memiliki kepulauan terluar dengan jarak tempuh hingga 8 jam. Kendala yang dihadapi adalah aksesbilitas yang difasilitasi Pelni sering mengalami hambatan. 

 

"Tol Laut menunjang jalur perdagang sektor ekonomi, kiranya dapat diperhatikan oleh pemerintah. Tantangan tidaklah menjadi penghalang bagi Daerah Kepulauan Sangihe tercinta," tambahnya. 

 

Selesai itu, doa permohonan ampun kepada Tuhan, dan kemudian pelaksanaan pemotongan kue adat tamo. Selanjutnya penyampaian sambutan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemerintah Provinsi Sulut Ir BA Tinungki. Tinungki mengatakan atas nama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan permohonan maaf, tak sempat hadir karena berhalangan. 

 

"Puji dan syukur patut kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa boleh melaksanakan upacara Adat Tulude. Selamat merayakan Adat Tulude bavi seluruh masyarakat Sangihe, kiranya terus memperat tali persaudaraan dan meningkatkan keimanan," ucapnya. 
 

Dia juga menjelaskan, beragam potensi yang ada di daerah agar dikembangkan dan menjadikan potensi sebagai sumberdaya pembangunan, meningkatkan kualitas bagi daerah dan kemajuan Sulawesi Utara (Sulut). 

 

"Momentum ini juga introspeksi diri dan memperteguh komitmen yang harmonis, rukun dan damai. Hal ini penting, mengingat kondisi negara kita dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Sulawesi Utara. Pula pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, kedaulatan pangan dan pariwisata di daerah. Khusus pariwisata yakni menjadi brand pariwisata dengan melihat potensi sumber daya alam yang tersebar di kabupaten/kota untuk mengeksplor sumberdaya pariwisata. Mari kita bersama menopang pembangunan di Sulawesi Utara (Sulut)," tandasnya. 

 

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Jenderal Purn DR Moeldoko SIP menyampaiman bahwa kehadirannya di Kabupaten Kepulauan Sangihe diperintahkan Presiden Joko Widodo yakni menghadiri hari ulang tahun (HUT) Daerah Kepulauan Sangihe ke 594 dan upacara Adat Tulude. 

 

"Bapak Presiden Joko Widodo menitip salam dan hormat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Saya sungguh terpesona bahwa peradaban Sangihe sungguh luar biasa. Seni budaya sebagai nilai luhur, agar perlu ditumbuhkembangkan. Saya ikut dengan baik, melihat cara terima tamu. Sungguh sebuah kehormatan," kata dia. 

 

Pula disampaikannya, kenapa perabadan Sangihe begitu tinggi, ternyata tanggal 31 Janauri 1425, dipimpin Raja Tampungan Lawo.  Harus paham historikel, berarti Sangihe telah berkembang hingga saat ini. 

 

"Saya semangat sekali menikmati hari ini. Saya terpesona dengan, ini kata-kata bijak," tambahnya. Dia pula menyampaikan, situasi nasional telah memasuki pesta demokrasi, berita hoax sungguh luar biasa. Tapi saya yakin masyarakat Sangihe punya kesejukan yang dirasakan. 

 

"Saya juga belajar, tentunya karakter tetap dibangun. Saya sebagai orangtua menjadi kebanggaan bagi anak-anak. Selamat ulang tahun kepada seluruh masyarakat Sangihe yang ke 594, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan berkat berlimpah. Pemerintah dan negara selalu hadir untuk membantu. Kita mensyukuri rahmat Tuhan. Dari hati.saya yang paling dalam, sungguh saya mendapat kehormatan dari saudara-saudara sekalian," tutupnya.

 

Menjelang penutupan upacara Adat Tulude, ucapan terima kasih disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE yakni telah berlangsungnya acara dimaksud sesuai tahapannya.

 

"Ucapan terima kasih yang tulus bagi Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Jenderal Purn DR Moeldoko SIP, dan Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ir BA Tinungki, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta semua pihak dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah berpartisipasi menunjang acara. Kiranya ke depannya, kebersamaan tetap terjaga untuk terus membangun daerah Sangihe," ucap Wabup.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
10 Aug 2019 / dibaca 81 kali
TAHUNA (BK): Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe tetap memperhatikan distribusi obat-obatan ke Puskesmas. Karena hal tersebut sangat menunjang...
Sangihe
09 Aug 2019 / dibaca 60 kali
TAHUNA (BK): Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe melalui Kasi Intelijen Erwan Budi Herianto SH membekali pemahaman Anti Korupsi sejak...
Sangihe
09 Aug 2019 / dibaca 133 kali
TAHUNA (BK): Pihak pengelola hotel dan penginapan wajib melaporkan kedatangan tamu Warga Negara Asing (WNA) ke Kantor Imigrasi Tahuna....
Sangihe
08 Aug 2019 / dibaca 120 kali
TAHUNA (BK): Selama berapa bulan terakhir ini, puluhan orang mendatangi Dinas Pendidikan (Dispend) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan...
Sangihe
08 Aug 2019 / dibaca 80 kali
TAHUNA (BK): Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, dr Joppy Thungari MKes mengatakan, Sangihe masih...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.