Sangihe

Oknum Legislator Sangihe Diduga Aniaya Gadis

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 17 April 2018 07:33   73 kali

TAHUNA (BK): Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (baca: lesgialator) Kabupaten Kepulauan Sangihe berinisial AT diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang gadis bernama Sinta Kainage (23) warga Kampung Pulau Kawaluso Kecamatan Kendahe.

 

Kejadian yang terjadi Minggu (15/4/2018) di kawasan Towoe Kelurahan Sawang Bendar Kecamatan Tahuna, itu mengakibatkan Sinta luka memar dan lecet di tangan.  
 

Dari informasi yang diperoleh, korban mengaku saat itu berada di dalam kamar mandi. Tiba-tiba pelaku datang merangkulnya hingga tangannya lecet memar.

 

"Pada waktu itu saya sedang mandi di dalam rumah pondokan warga kawaluso. Ketika saya keluar dari kamar mandi, ibu (AT oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe) tersebut masuk ke dalam rumah langsung menangkap saya hingga tangan saya memar," ucap Sinta kepada wartawan. 

 

Sinta mengatakan, pelaku kemudian merampas paksa handphone dan membawanya. "Setelah selesai menarik saya, dia merampas telepon genggam saya dan membawanya pergi," kata korban yang masih trauma.

 

Diketahui, AT diduga sempat menendang pintu dapur rumah tempat kejadian hingga rusak. Hal tersebut kemudian dibenarkan oleh Kapitalaung Kawaluso, Beni Barahama.

 

"Saya sempat mengatakan kepada pelaku, kalau ada masalah tolong dibicarakan baik baik. Namun pelaku tak menghiraukannya malahan langsung masuk ke dalam rumah mencari korban sambil menendang pintu dapur dan kemudian menarik paksa korban keluar dari rumah," jelas Barahama.

 

Sementara itu, AT oknum anggota dewan tersebut, ketika dikonfirmasi wartawan, di Polres Sangihe, Senin (16/4/2018), justru membantah tuduhan terhadap dirinya yang diduga melakukan penganiayaan. "Saya tidak pernah memukul korban. Juga tidak menarik korban secara paksa," aku AT di hadapan wartawan.

 

Selain itu, AT juga membantah kalau dirinya telah menendang ke arah pintu hingga mengalami kerusakan. AT juga mengaku kalau dirinya mengalami luka memar di badannya. "Saya tidak pernah menendang pintu, hingga rusak. Pula ada luka memar di badan saya," tambahnya. 

 

Secara terpisah, Kapolres Sangihe dan mencakup wilayah Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP Sudung F Napitu SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Denny Tampenawas SSos ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. 

 

"Penyidik Polres Sangihe membenarkan memang ada laporan penganiayaan terhadap korban bernama Sinta Kainage, diduga dianiaya oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe berinisial AT. Tentunya masih dalam proses pendalaman terhadap AT yang diduga melakukan penganiayaan kepada korban. Pula penyidik masih melakukan proses penyelidikan, termasuk klarifikasi terhadap AT, dan menentukan waktu guna mengundang AT," jelas dia.

 

Lebih lanjut Tampenawas juga penyidik Polres Sangihe tentunya serius untuk menanganinya karena korban masih keberatan terhadap AT. "Kami juga memastikan hasil penyelidikan, mungkin ada pasal-pasal yang akan dikenakan terhadap AT," tambahnya.

 

(fad/bk-1)   

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
18 Apr 2018 / dibaca 84 kali
TAHUNA (BK): Hasil akhir pelaksanaan Open Bidding yang digelar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe belum lama ini, dipastikan akan segera...
Sangihe
18 Apr 2018 / dibaca 69 kali
TAHUNA (BK): Pada 2018, Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapat alokasi pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) satu atap (Satap) yang...
Sangihe
18 Apr 2018 / dibaca 72 kali
TAHUNA (BK): Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali melaksanakan lelang sarang burung walet (SBW) dari Pulau Kalama Kecamatan...
Sangihe
17 Apr 2018 / dibaca 75 kali
TAHUNA (BK): Sedikitnya 122 pejabat di Pemerintah Kabupaten Sangihe mengikuti Fit And Proper Test (FPT), di Auditorium Politeknin Negeri Nusa...
Sangihe
17 Apr 2018 / dibaca 90 kali
TAHUNA (BK): Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) yakni Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna menggelar acara pisah sambut...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.