Sangihe

Optimis Angka Kemiskinan Turun

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 31 May 2019 06:27   112 kali

TAHUNA (BK): Dalam rangka pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di wilayah kepulauan, Pemerintah Propinsi (Pemprov) Sulawesi Utara Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Penanggulangan Kemiskinan Dan Perlindugan Sosial (PPKPS) di Kabupaten Kepulauan Sangihe, di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati, Rabu (29/5/2019).

 

Hadir dalam rakor itu, antara lain, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sulut, dr Kartika Dewi Tanos MARS, Kepala Dinsos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Kadis Kesehatan Pemkab Kepulauab Sangihe, Kepala Bapelitbang.

 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME dalam sambutannya menyampaikan syukur dan terima kasih karena Rakor Penting Regio Kepulauan ini dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

"Ini menjadi momentum bagi kita, betapa komitmen pemerintah pusat dengan program nawacita, Pemerintah Propinsi Sulut dengan program ODSK, dan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan program sapta karya. Dimana semua punya target untuk pengentasan kemiskinan menjadi sebuah tugas yang harus kita kerjakan dan laksanakan guna peningkatan kesejahtraan masyarakat di negara ini, secara khusus di wilayah kepulauan termasuk di dalamnya kabupaten sangihe," ucapnya. 

 

Dia menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Sangihe baru mampu menurunkan angka pengangguran dari 5,7 persen menjadi 3,15 persen, namun belum bisa menekan angka kemiskinan, karena ada satu variabel yang masih dalam proses kerja keras yaitu pendapatan. Pendapatan ini sangat dipengaruhi oleh hasil bumi harga kopra yang sangat murah sehingga pendapatan masyrakat menjadi satu problema.

 

"Selaku pimpinan daerah, kami akan terus bekerja keras mencari jalan keluar dan menghadirkan program-program  guna mendongkrak pendapatan masyarakat khususnya di bidang pertanian yang pendapatannya sangat kecil. Namun saya percaya dengan agenda di 2019 adanya dana APBD, DAK, yang maksimal serta dana pinjaman yang akan cair, optimis angka kemiskinan akan mengalami penurunan yang signifikan," jelasnya. 

 

Pula disampaikan Bupati, saat ini pemerintah pusat sudah begitu objektif terhadap penilaian dana bagi hasil yang berorientasi pada kinerja pemerintah daerah.

 

"Hal itu akan menjadi komitmen kami untuk betul-betul menjaga kinerja kita. Menjadi kawalan untuk mencapai progres yang mampu dinilai oleh pemerintah pusat baik itu dana DAK, DAU dan dana DID agar bisa menjadi sumber pendapatan yang berbasis pada pemda sangihe, sehingga dapat di aplikasikan untuk kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
14 Sep 2019 / dibaca 85 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME memimpin Rapat Kerja (Raker) Bersama organisasi perangkat daerah (OPD), Jumat...
Sangihe
14 Sep 2019 / dibaca 273 kali
TAHUNA (BK): Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe harus berbangga karena bahan baku uang kertas, ternyata menggunakan bahan dasar asli tanah...
Sangihe
14 Sep 2019 / dibaca 130 kali
TAHUNA (BK): Cuaca ekstrim kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sekitarnya, yakni angin kencang dan gelombang laut yang...
Sangihe
13 Sep 2019 / dibaca 48 kali
TAHUNA (BK): Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melaunching Tanda Tangan...
Sangihe
13 Sep 2019 / dibaca 71 kali
TAHUNA (BK): Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe telah melakukan lobi ke Kementrian...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.