Sangihe

Pemkab Sangihe Kirim Bantuan, Petugas Medis ke Sulteng

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 12 October 2018 09:01   279 kali

TAHUNA (BK): Kepedulian terhadap korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, juga menjadi perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bahkan Kamis (11/10/2018), pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat, mengirim bantuan dan petugas medis.

 

Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE melepas tim relawan peduli bencana dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sangihe, Komunitas Sangihe Tiger Club dan Pemuda Sangihe di Kantor Kesbangpol Sangihe yang rencananya akan bertolak dari Pelabuhan Tahuna,Jumat (12/10/2018).

 

Pada kesempatan tersebut Wabup mengatakan, hal ini dilakukan untuk turut meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah bencana gempa bumi dan tsunami. "Selaku pimpinan di daerah ini, saya sangat mengapresiasi kegiatan kemanusiaan bertajuk relawan peduli bencana. Hal ini sangat membanggakan bagi saya, karena tim relawan yang peduli kemanusiaan dan memiliki rasa peduli atas derita yang dialami saudara-saudara kita Palu, Sigi dan Donggala," kata dia. 

 

Dilanjutkannya, kehadiran para relawan ini merupakan bukti eksistensi para putra-putri terbaik yang ingin melayani dan membaktikan diri dalam membantu para korban bencana. "Semoga saudara-saudara mampu menyesuaikan dengan suasana dan kondisi daerah bencana. Dan mengimplementasikan semangat Somahe Kai Kehage bagi korban bencana dan bagi kita semua," tutur Wabup. 

 

Secara terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Frans Porawouw menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan IDI terkait angkutan yang akan digunakan untuk membawa bantuan serta petugas medis untuk diberangkatkan. "Jadi dari pihak IDI bermohon untuk peminjaman kendaraan untuk mengangkut bantuan berupa bahan makanan ke lokasi bencana di Sulteng. Dan rencananya ada 6 kendaraan yang akan digunakan semuanya kendaraan doble kabin," ungkap Porawouw.

 

Ditambahkannya, bantuan bagi korban bencana sudah akan diberangkatkan karena perjalanan menuju lokasi bencana ini jauh, maka dijadwalkan saat tiba di Manado itu pagi hari, agar ketika malam bisa beristrahat. "Sebab perjalanan menuju lokasi bisa memakan waktu 2-3 hari, dan bantuan ini akan disalurkan langsung kepada korban agar tepat sasaran begitu juga dengan tim medis langsung akan melakukan pengobatan gratis selama kurang lebih satu minggu," tutupnya.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
11 May 2019 / dibaca 94 kali
TAHUNA (BK): Adanya dugaan keluhan warga di media sosial (facebook) tentang sering terjadi pemadaman listrik di Kampung Darokaweng Kecamatan...
Sangihe
10 May 2019 / dibaca 60 kali
TAHUNA (BK): Menjelang hari raya keagamaan, sejumlah kebutuhan bahan pokok makanan mengalami kenaikan harga secara bertahap.  ...
Sangihe
10 May 2019 / dibaca 94 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana SE ME menghadiri langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas),...
Sangihe
09 May 2019 / dibaca 91 kali
TAHUNA (BK): Sarang Burung Walet (SBW) dari Pulau Kahakitang dan Pulau Kalama akhirnya terjual pada Jumat 5 Mei 2019.  ...
Sangihe
09 May 2019 / dibaca 177 kali
TAHUNA (BK): Komandan Resor Militer (Danrem) 131 Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi mengunjungi Kabupaten Kepulauan Sangihe,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.