Sangihe

Pemkab Sangihe Kirim Bantuan, Petugas Medis ke Sulteng

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 12 October 2018 09:01   213 kali

TAHUNA (BK): Kepedulian terhadap korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, juga menjadi perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bahkan Kamis (11/10/2018), pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat, mengirim bantuan dan petugas medis.

 

Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE melepas tim relawan peduli bencana dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sangihe, Komunitas Sangihe Tiger Club dan Pemuda Sangihe di Kantor Kesbangpol Sangihe yang rencananya akan bertolak dari Pelabuhan Tahuna,Jumat (12/10/2018).

 

Pada kesempatan tersebut Wabup mengatakan, hal ini dilakukan untuk turut meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah bencana gempa bumi dan tsunami. "Selaku pimpinan di daerah ini, saya sangat mengapresiasi kegiatan kemanusiaan bertajuk relawan peduli bencana. Hal ini sangat membanggakan bagi saya, karena tim relawan yang peduli kemanusiaan dan memiliki rasa peduli atas derita yang dialami saudara-saudara kita Palu, Sigi dan Donggala," kata dia. 

 

Dilanjutkannya, kehadiran para relawan ini merupakan bukti eksistensi para putra-putri terbaik yang ingin melayani dan membaktikan diri dalam membantu para korban bencana. "Semoga saudara-saudara mampu menyesuaikan dengan suasana dan kondisi daerah bencana. Dan mengimplementasikan semangat Somahe Kai Kehage bagi korban bencana dan bagi kita semua," tutur Wabup. 

 

Secara terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Frans Porawouw menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan IDI terkait angkutan yang akan digunakan untuk membawa bantuan serta petugas medis untuk diberangkatkan. "Jadi dari pihak IDI bermohon untuk peminjaman kendaraan untuk mengangkut bantuan berupa bahan makanan ke lokasi bencana di Sulteng. Dan rencananya ada 6 kendaraan yang akan digunakan semuanya kendaraan doble kabin," ungkap Porawouw.

 

Ditambahkannya, bantuan bagi korban bencana sudah akan diberangkatkan karena perjalanan menuju lokasi bencana ini jauh, maka dijadwalkan saat tiba di Manado itu pagi hari, agar ketika malam bisa beristrahat. "Sebab perjalanan menuju lokasi bisa memakan waktu 2-3 hari, dan bantuan ini akan disalurkan langsung kepada korban agar tepat sasaran begitu juga dengan tim medis langsung akan melakukan pengobatan gratis selama kurang lebih satu minggu," tutupnya.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
07 Dec 2018 / dibaca 38 kali
TAHUNA (BK): Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Ir Felix Gaghaube melalui Kabid...
Sangihe
07 Dec 2018 / dibaca 44 kali
TAHUNA (BK): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)...
Sangihe
06 Dec 2018 / dibaca 44 kali
TAHUNA (BK): Kemandirian untuk terus menggenjot produksi hasil pertanian lokal berupa bawang rica tomat (barito) terus dilakukan Pemerintah...
Sangihe
06 Dec 2018 / dibaca 83 kali
TAHUNA (BK): Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tahun 2019, di Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi Rp2,200 juta. Demikian disampaikan Kepala Dinas...
Sangihe
06 Dec 2018 / dibaca 56 kali
TAHUNA (BK): Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe menggelar coffee morning dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi se Dunia Tahun...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.