Sangihe

Pemkab Sediakan Pupuk Bersubsidi

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 09 August 2018 21:39   273 kali

TAHUNA (BK): Guna menunjang pengelolaan sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, kebutuhan pupuk bagi para petani tentunya turut menopang pelaksanaannya di wilayah-wilayah. Salah satunya, Malambae Sahabat (46), hampir separuh dari usianya ia abdikan sebagai petani, sekadar untuk menyambungkan hidup dan membiayai kuliah anaknya di salah satu perguruan tinggi di Sulut. 

 

"Sudah banyak yang datang memberi janji mau menyalurkan pupuk, toh saat ini memang belum ada. Oleh karena itu lebih baik tetap bekerja sebagaimana adanya. Kalau memang ada, yah! Bersyukur," ungkap dia.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe, Matilda Lumeling menjelaskan untuk pupuk subsidi pemerintah daerah baru diadakan tahun ini, dan untuk pupuk subsidi pusat masyarakat harus menyediakan Rencana Defenetif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK). 

 

"Namun demikian Pak Bupati menginginkan cara bagaimana memudahkan masyarakat mendapatkan pupuk. Jadi kita mencari proses yang aman dan baru keluar surat keputusan inspektorat," kata dia.

 

Pula ditambahkannya, akhir bulan Agustus 2018 pupuk subsidi daerah yang sebanyak 60 hingga 70 Ton, sudah akan disalurkan. "Akhir bulan ini pupuk jenis Ponska yang disubsidi daerah akan mulai dijalankan. Harga pupuk jenis ini, yang non subsidi mencapai Rp11ribu/kg, namun ketika disubsidi oleh pemerintah, menjadi telah menjadi Rp4ribu/kg," jelasnya Lumeling.

 

Lanjutnya, penyaluran pupuk bersubsidi tersebut, akan disalurkan melalui pengecer yang ada di kecamatan, dan melalui proses-proses yang sudah ditetapkan. "Aturan untuk mendapatkan pupuk subsidi, harus melalui rekomendasi Kapitalaung setempat. Hal ini dilakukan, jangan sampai ada yang lahannya hanya dua hektar,  terus dia meminta 10 ton, misalnya. Rekomendasi itu yang harus dibawa ke pengecer," jelasnya.
 

Kemudian terkait dengan pengecer, sambung Lumeling, di dua kecamatan ditetapkan satu pengecer, yakni siapa yang menjadi pengecer akan melalui proses mendaftar dulu, kemudian pemeriksaan berkasnya jika memungkinkan. Jadi yang mau menjadi pengecer harus melalui pemeriksaan inspektorat dan harus mendaftar.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
10 Sep 2019 / dibaca 61 kali
TAHUNA (BK): Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Prof Dra Yohana Susana Yembise MSc PhD, melaksanakan kunjungan kerja...
Sangihe
09 Sep 2019 / dibaca 74 kali
TAHUNA (BK): Kabupaten Kepulauan Sangihe mengutus sebanyak 22 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari tiap instansi untuk mengikuti lomba...
Sangihe
08 Sep 2019 / dibaca 63 kali
TAHUNA (BK): Sebagai Institusi perguruan tinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) Tahuna, belum lama ini...
Sangihe
08 Sep 2019 / dibaca 93 kali
TAHUNA (BK): Iven tahunan Festival Pesona Sangihe (FPS) tahun 2019 akan digelar tanggal 10 September mendatang. Berbagai persiapan terus...
Sangihe
07 Sep 2019 / dibaca 81 kali
TAHUNA (BK)-Aspek pengelolaan terhadap semua potensi baik sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) penting digalakan penerapannya...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.