Sangihe

Pemkab Terus Berupaya Agar Ada Penerbangan Manado-Naha

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 09 October 2019 20:44   122 kali

TAHUNA (BK): Diduga karena penerapan harga bahan bakar minyak berupa avtur (bahan bakar pesawat) terlalu tinggi di Bandara Soekarno-Hatta hanya Rp7.970, sedangkan di Bandara Sam Ratulangi Manado Rp10.080, sehingga maskapai penerbangan Wings Air pada tanggal 3 Oktober 2019, mengharuskan menutup rute Bandara Sam Ratulangi Manado ke Badara Naha, begitu sebaliknya.


Menyikapi permasalahan ini Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana SE langsung menemui Direktur Utama Lion Air.
Bupati mengatakan, yang pasti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe tidak tutup mata dan terus berupaya, agar ada penerbangan Manado-Naha dan sebaliknya.


"Saya mendengar berita tutupnya rute penerbangan Manado-Naha. Bertepatan saat itu saya berada di Jakarta, bersama beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) langsung menghadap Direktur Utama Lion Air di Gedung Wisma Lion," kata dia.


Lanjutnya, hasilnya ada permasalahan yang ada di pusat. Ada beberapa hal yang sangat mendasar, yaitu harga avtur yang mahal dan biaya parkir.


"Sehingga dari pihak maskapai penerbangan Wings berharap ada kesamaan harga terhadap avtur. Karena avtur di Jakarta itu Rp7.090 per liter, terus kenapa di Sam Ratulangi Rp10.080, ada sekitar tiga ribuan perbedaannya. Jadi mereka merasa dirugikan, kalau mereka menaikan harga beli tiket, daya beli masyarakat menurun bahkan tidak ada penumpang," jelas dia.


Pula dilanjutkan, usaha yang di lakukan Pemkab Kepulauan Sangihe tidak terhenti sampai di situ saja, Bupati terus melakukan lobi-lobi.  Bahkan beberapa waktu lalu, Bupati bersama pimpinan DPRD Sangihe menemui maskapai lainnya yaitu maskapai Garuda Indonesia di Manado.


"Kemudian kami tidak selesai di maskapai penerbangan Lion Air, kami bersama Pimpinan DPRD Sangihe mencoba ke maskapai Garuda Indonesia di Manado bertemu dengan mereka. Di situ kami berdiskusi, dan dari maskapai Garuda Indonesia dalam minggu ini akan datang ke Sangihe untuk melakukan survei. Mereka sangat tertarik. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera ditindaklanjuti," jelas dia.


Pula ditambahkan, sedangkan untuk kebijakan avtur dari pemerintah, itu tidak ada kaitannya.
"Kalau pemerintah melakukan subsidi, itu bukan bagian dari Pemkab, karena ini komersial," tambahnya.


(fad/bk-10) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
12 Nov 2019 / dibaca 77 kali
TAHUNA (BK): Atlet panjat tebing Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Gerry Cristian siap berlaga di Pekan...
Sangihe
12 Nov 2019 / dibaca 89 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME menjadi inspektur upacara (irup) pada memperingati Hari Pahlawan, di...
Sangihe
11 Nov 2019 / dibaca 66 kali
TAHUNA (BK): Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tahuna langsung menindaklanjuti Keluhan warga Kecamatan Tahuna Timur yang sudah beberapa hari...
Sangihe
11 Nov 2019 / dibaca 78 kali
TAHUNA (BK): Kondisi pelabuhan ferry yang ada di Pananaru Kecamatan Tamako, diduga sangat memprihatikan. Pasalnya, pelabuhan penyebrangan...
Sangihe
10 Nov 2019 / dibaca 60 kali
TAHUNA (BK): Warga di Kampung Pinebetengan Kecamatan Manganitu sempat dibuat heboh. Pasalnya, seorang pria, teridentifikasi berinisial AM (66),...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.