Sangihe

Penanganan Kasus Rabies Terpadu

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 25 June 2019 07:20   94 kali

TAHUNA (BK): Penanganan kasus rabies di Kabupaten Sangihe harus dilakukan secara terpadu dengan meminta dukungan instansi terkait. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinkes setempat dr Joppy Thungari MKes kepada wartawan, belum lama ini.

 

Ia menyatakan, melalui koordinasi yang diselenggarakan akan turut membantu penerapan di lapangan, dengan memfokuskannya pada vaksinasi rabies untuk hewan penularan anjing, kucing dan kera. 

 

"Penanganan kasus rabies haruslah terpadu dan membutuhkan tindaklanjut yang jelas serta tepat. Termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dan instansi terkait dalam melaksanakannya," kata dia. 
 

Pula disampaikannya, di Kabupaten Kepulauan Sangihe sudah dikategorikan Kejadian Luar Biasa (KLB), dengan jumlahnya gigitan akibat hewan penularan rabies, sejak Januari 2019-Mei 2019, sebanyak 237 kasus, dimana 7 diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

 

(fad/bk-1)  

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
13 Jul 2019 / dibaca 46 kali
TAHUNA (BK): Bersamaan dengan perayaan syukuran hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke 73 Tahun tanggal 1 Juli 2019, Pemerintah Kabupaten...
Sangihe
12 Jul 2019 / dibaca 100 kali
TAHUNA (BK): Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe Jeffry S Tilaar SE ME...
Sangihe
11 Jul 2019 / dibaca 50 kali
TAHUNA (BK): Melalui kebersamaan yang menunjang kelangsungan pembangunan penting dilakukan melalui pelaksanaan program pembangunan sesuai...
Sangihe
11 Jul 2019 / dibaca 55 kali
TAHUNA (BK): Usai melaksanakan upacara, Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sangihe menggelar syukuran bersama hari ulang tahun (HUT)...
Sangihe
10 Jul 2019 / dibaca 95 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME bertugas sebagai Inspektur upacara (Irup) hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.