Sangihe

Penyaluran BLNT Sesusi Database Usulan Kampung

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 09 December 2019 21:57   95 kali
TAHUNA (BK): Mencuatnya dugaan persoalan penyaluran Bantuan Langsung Non Tunai (BLNT) yang merupakan transformasi dari Beras Prasejahtera (Rastra) di Kabupaten Kepulauan Sangihe, ditanggapi serius oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe,  Tadjudin Sainkadir. 
 
Kepada awak media, Senin (9/12/2019) Sainkadir menjelaskan bahwa penyaluran BLNT tersebut sudah sesuai mekanisme yang ada. Dimana penyalurannya sudah melalui warung elektronik (E-Warung) yang mana di masing-masing wilayah telah ditunjuk secara resmi oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku mitra kerja yang telah ditunjuk secara resmi oleh pemerintah pusat.
 
"Karena sudah menggunakan kartu elektronik, maka penyalurannya sudah menggunakan BRI selaku mitra kerja. Dimana pihak BRI sudah menunjuk agen atau warung tertentu di sejumlah wilayah yang ada di Sangihe. Kalau dulunya sebelum bertransformasi ke BLNT disalurkan oleh Kapitalaung bersama perangkat kampung yang ada," jelas dia. 
 
Ditanya tentang dugaan adanya persoalan masyarakat yang sudah tidak lagi menerima bantuan tersebut, Sainkadir menyebutkan bahwa sesudah bertranformasi ke BLNT, banyak yang keluarga sasaran yang tidak menerima itu, diduga lebih disebabkan oleh pemerintah kampung. 
 
"Ada kebijakan tertentu yang diambil pemerintah kampung saat masih Rastra, dimana masyarakat yang tidak masuk data base diakomodir untuk mendapatkannya demi pemerataan. Namun setelah bertranformasi ke BLNT jelas masyarakat penerima tanpa masuk data base, gugur dengan sendirinya. Sehingga hal ini menjadi persoalan baru lagi," terang dia. 
 
Meski demikian, lanjut Sainkadir kembali, kalau di kampung masih ada masyarakat yang tidak masuk data base tapi layak dan memenuhi syarat mendapatkan BLNT, silahkan pemerintah kampung melakukan pengusulan lagi dengan syarat membuat berita acara pertemuan pengusulan sebagai tambahan penerima BLNT. 
 
"Kalau ada susulan tambahan dan dilalui sesuai mekanisme, maka pihak kami akan melakukan pengusulan nama-nama tersebut untuk diperjuangkan ke data base tambahan penerima BLNT," tandasnya.
 
Dia juga menambahkan bahwa adanya laporan dugaan masyarakat penerima BLNT yang hanya mendapatkan pangan dalam satu jenis berupa beras tanpa telur, maka pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan evaluasi.
 
(fad/bk-10)
 
Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
15 Jan 2020 / dibaca 68 kali
TAHUNA (BK): Bencana banjir bandang yang juga melanda Kecamatan Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (03/01/2020) lalu menyimpan rasa...
Sangihe
15 Jan 2020 / dibaca 56 kali
TAHUNA (BK): Babinsa Koramil 1301-02/Siau, Serda Fransisco Bataha melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan Kepala Desa Karalung yakni...
Sangihe
15 Jan 2020 / dibaca 67 kali
TAHUNA (BK): Guna menjalin Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Serka Nixon Londo Koramil 1301-02/Siau melaksanakan komunikasi sosial (Komsos)...
Sangihe
15 Jan 2020 / dibaca 62 kali
TAHUNA (BK):Dalam rangka mewujudkan kedekatan antara TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 1301-02/Siau Babinsa Sertu Edi Santoso dan Serda Junnedi...
Sangihe
15 Jan 2020 / dibaca 59 kali
TAHUNA (BK): Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Steven Lawendatu memperingatkan Aparatur Sipil Negeri (ASN) di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.