Sangihe

Polri, Kemenag Gelar Diskusi Keagamaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 03 December 2018 10:18   71 kali

TAHUNA (BK): Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yakni Baintelkam Mabes Polri, di bawah pimpinan AKBP Mohamad Renaldi SIK yang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggelar kegiatan Diskusi Keagamaan, di Kantor Camat Tabukan Utara (Tabut), Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (1/12/2018) pagi.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Muhamad Ali Lintuhaseng dari Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Camat Tabukan Utara, Danramil Tabukan Utara Timon Lalenoh, Kapolsek Tabukan Munir Kulo bersama anggota, Kapitalaung se Tabukan Utara. 

 


Dalam kegiatan tersebut, membahas tentang pentingnya menjaga dan menciptakan rasa nyaman dan aman, bagi masyarakat khususnya, dan daerah pada umumnya. Kegiatan tersebut mengusung tema "Silaturahmi Untuk Menjaga Kerukunan Umat Beragama Dengan Menolak Paham Radikalisme (ISIS) dan Terorisme Demi Keutuhan NKRI".

 

Kapolres Kepulauan Sangihe dan mencakup wilayah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK melalui Kapolek Tabukan Utara, Munir Kulo, dalam sambutannya menyampaikan, kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Sangihe masih sangat erat.  "Tapi ini merupakan program pemerintah pusat yang harus kita ikuti bersama. Dalam rangka lebih memahami dan menjaga kerukunan antar umat beragama," kata dia. 

 

Sementara itu, Kasubag Kesbang Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe R Patras SH menyampaikan, di Kesbang ada bidang yang menangani kegiatan seperti ini yaitu Bidang Ideologi Wawasan dan Karakter Bangsa. "Maka dari itu betapa pentingnya untuk kita saling mengingatkan dan memantau aktivitas serta karakter anak-anak kita di rumah maupun di sekolah tetang bagaimana menolak paham-paham radikalisme dan terorisme. Dan jika ada hal-hal yang mencurigakan dapat segera melapor ke pihak berwajib terdekat atau juga melaporkan ke Badan Kesbangpol. Mari kita secara bersama-sama menjaga agar terhindar dari hal yang tidak kita inginkan," kata dia. 

 


Hal serupa juga disampaikan Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Mandahari. Ia juga menambahkan, adanya radikalisme dan terorisme di latarbelakangi oleh sosial, ekonomi, religi serta kesalahan dalam memahami wawasan agama itu sendiri, maka dari itu saya menghimbau agar kita tidak terprovoksi oleh orang - orang yang ingin memecah belah kerukunan antar umat beragama," kata dia.

 

Camat Tabukan Utara mewakili pemerintah, serta seluruh masyarakat kabupaten sangihe, menyampaikan apresiasi kepada Tim Mabes Polri yang didampingi oleh kementrian agama  selaku penyelenggara kegiatan dimaksud. "Juga ucapan terima kasih karena sudah bisa datang di Kecamatan Tabukan Utara dalam misi yang baik. Demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif," tandasnya.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
10 Dec 2018 / dibaca 57 kali
TAHUNA (BK): Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) bersama Panitia Adventus dan Natal serta Tahun 2019 melaksanakan Pawai Natal, Sabtu...
Sangihe
08 Dec 2018 / dibaca 21 kali
TAHUNA (BK): Kemampuan melaksanakan program yang ditetapkan tentunya tak lepas peran dari sektoral guna menindaklanjutinya melalui dukungan...
Sangihe
08 Dec 2018 / dibaca 22 kali
TAHUNA (BK): Beragamnya potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki memerlukan upaya kongkrit untuk melaksanakan seluruh proses...
Sangihe
08 Dec 2018 / dibaca 43 kali
TAHUNA (BK): Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) yang dipimpin Oleh Wakil Ketua MPR RI E E Mangindaan, melaksanakan...
Sangihe
07 Dec 2018 / dibaca 43 kali
TAHUNA (BK): Sejumlah kasus yang ditangani Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sangihe terus...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.