Sangihe

Prof Ijong Kembali Pimpin Polnustar

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 24 May 2018 08:37   461 kali

TAHUNA (BK): Prof Dr Ir Frans Gruber Ijong MSc kembali terpilih sebagai Direktur Utama (Dirut) Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) setelah melalui tahapan yang dilalui bersama dua kandidat lainnya yakni Dr Ir Johnny Budiman dan Jefri Antonius Mandeno SPi MSi.

 

Pemilihan dilakukan di gedung Auditorium JE Tatengkeng, kawasan Kampus Polnustar, Rabu (23/5/2018), dimulai sekitar pukul 10.00 Wita. Dalam tahapan pemihan, turut menyertakan perwakilan 14 anggota senat, dan Wisnu S Soenarso sebagai perwakilan sekaligus kuasa dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek dan Dikti).

 

Setelah melalui proses tahapan pemilihan berlangsung, Prof Dr Ir Frans Gruber Ijong MSc meraih suara terbanyak dari anggota senat dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti). Kemenristek dan Dikti memiliki 35 persen suara dari proses pemilihan yang berlangsung. 
 

 

Wisnu S Soenarso sebagai perwakilan sekaligus kuasa dari Menteri menjelaskan, proses pemilihan Dirut Polnustar dilaksanakan secara bertahap dan sesuai mekanisme aturan serta ketentuan yang berlaku. 

 

"Prosesnya dimulai dari penjaringan, penyaringan dan pemilihan yang berlangsung baik. Tak ada kegaduhan. Karena ini dilaksanakan di lingkungan akademik, dan hasilnya akan disampaikan kepada Menristek dan Dikti. Memang saat proses pemilihan senat dilaksanakan secara tertutup, tapi tetap transparan. Prosesnya murni akademik dan bukan politik," ungkapnya. 

 

Pula dijelaskannya, melalui tahapan pemilihan, ketiga kandidat tersebut harus memenuhi banyak kriteria penilaian, diantaranya elektor, melampirkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), minimal S2, bakal, periksa oleh PPATK yakni kalau tak ada masalah rekening, punya kredibilitas tinggi, dan rekam jejak. 

 

Soenarso juga menambahkan, dari hasil pemilihan tersebut yakni Prof Dr Ir Frans Gruber Ijong MSc meraih suara cukup banyak, dan kembali akan mengemban jabatan sebagai Dirut Polnustar untuk periode yang kedua selama 4 tahun ke depan, yakni 2018-2022. 

 

"Sesuai aturan dan ketentuan, bagi jabatan Dirut Polnustar hanya boleh maksimal selama dua periode. Meski begitu, masa jabatan Dirut Polnustar yang dipimpin Prof Dr Ir Frans Gruber Ijong MSc untuk periode pertama yakni 2014-2018, akan berakhir tanggal 24 Juli 2018," jelas dia. 

 

Lebih lanjut disampaikannya, untuk agenda pelantikan, harus selesai dulu masa jabatan dimaksud, dan dilantik di Jakarta. "Tanggal pelantikannya, diperkirakan berdekatan dengan tanggal 24 Juli 2018. Pelaksanaan pelantikan, bisa saja bersama-sama dengan pejabat dari perguruan tinggi lainnya, dan masih disesuaikan jadwalnya," kata dia. 

 

Juga ditambahkannya, Dirut Polnustar yang terpilih bisa melaksanakannya tugas dan tanggungjawab sebaik-baiknya.  "Terus dimaksimalkan, yakni meningkatkan daya saing di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), apalagi berbatasan dengan negara seberang yakni Filipina. Agar bisa jadi etalase dalam pendidikan perguruan tinggi. Kita punya potensi bahari yang besar. Bersama-sama masyarakat mendorong Polnustar agar terus maju, dan membanggakan Polnustar Termasuk memperkuat kompetensi melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM)," pungkasnya. 

 

Sementara itu, Dirut Polnustar terpilih Prof Dr Ir Frans Gruber Ijong MSc mengatakan, pelaksanaan proses pemilihan sudah melalui mekanisme aturan dan ketentuan yang sudah diberlakukan.

 

"Tak ada yang sakti. Proses ini terjadi alami di lingkungan Senat Polnustar. Proses pemilihan ini jadi contoh, yakni transparan, terbuka, adil. Rangkul semua teman. Pilihan bisa beda tapi tetap dirangkul, dan mari membangun Polnustar secara bersama-sama. Terima kasih teman-teman yang sudah melengkapi proses pemilihan. Persaingan itu proses, dan kita undang bersama, termasuk Prof Johhny Budiman masih banyak waktu di Sangihe untuk bersama-sama membangun Sangihe," ucap Prof Ijong, sapaan akrabnya. 

 

Dia juga menambahkan, pengembangan terhadap Polnustar yakni pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM), bila infrastruktur menunjang maka peningkatan SDM juga terus dioptimalkan, termasuk penerapan akreditasi B yang saat ini diberlakukan pada program studi penangkapan ikan. "Kalau Tuhan berkenan, kita akan fokus pengembangan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Bila kedua ini jalan, maka peningkatan terhadap Polnustar juga terus dioptimalkan, termasuk penerapan akreditasi.

 

Juga dijelaskan dia, kehadiran sejumlah sarana penunjang berupa kapal latih di antaranya Polnustar 02 khusus penangkapan ikan, tentunya masyarakat juga menggunakan agar bisa dipakai. Termasuk kapal latih Polnustar di Talengen yang sempat rusak dan kini sudah dipindahkan ke Kampung Tawali, biasanya digunakan untuk melayani diving atau menyelam, lagipula konstruksinya menunjang untuk diving. Pula masih ada beberapa sarana penunjang berupa kapal latih milik Polnustar agar bisa digunakan dengan baik dan optimal.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
08 Oct 2018 / dibaca 173 kali
TAHUNA (BK): Guna menunjang penyelenggaraan pemerintahan di tiap kampung atau desa, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Bagian...
Sangihe
08 Oct 2018 / dibaca 135 kali
TAHUNA (BK): Kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) bermanfaat dalam menjaga situasi kondusif dan aman. TNI merupakan rekan bantuan...
Sangihe
08 Oct 2018 / dibaca 155 kali
TAHUNA (BK): Pemuda Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Resor Tahuna menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Pemuda Gereja (LKPG)...
Sangihe
06 Oct 2018 / dibaca 213 kali
TAHUNA (BK): Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang-Pol) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar sosialisasi partisipasi...
Sangihe
06 Oct 2018 / dibaca 215 kali
TAHUNA (BK): Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar rapat teknis tentang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.