Sangihe

PSDKP Kembali Tangkap Satu Kapal Filipina

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 19 November 2019 21:01   122 kali

TAHUNA (BK): Kapal Hiu 15 milik PSDKP Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menangkap satu kapal pamboat dan tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) asal Negara Flipina Sabtu (16/11/2019).

Kapal Hiu 15 yang dinahkodai Kapten Andy Firmansyah mengamankan kapal beserta awak kapal asal Filipina, lantaran diduga kedapatan mencuri ikan di perairan laut Indonesia, tepatnya di kawasan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Saat diperiksa didalam kapal, ditemukan 5 Ikan tuna ukuran jumbo. Serta dimintai kelengkapan dokumen kapal dan pasport, para awak kapal tidak dapat menunjukkannya. Kemudian merekapun digiring Kapal Hiu milik PSDKP ke Kabupaten Kepulauan Sangihe tepatnya di Pelabuhan Tua Tahuna.

"Saat pemeriksaan terbukti didalam pamboat ada 5 ikan tuna seberat 250 KG, dan alat tangkap ikan sebanyak 14 unit. Adapun ketiga ABKnya berasal dari Ginsen Kalumpang Filipina. Mereka sudah beroperasi di laut Indonesia selama tiga hari. Dan menangkap ikan disekitaran rakit warga Indonesia," ungkapnya.

Disinggung apakah para ABK melakukan perlawanan saat dilakukan pemeriksaan oleh para awak Kapal Hiu 15, Kapten Aldy menegaskan, para ABK dinilai kooperatif saat dilakukan pemeriksaan. Sehingga pemeriksaan berjalan aman dan lancar.

"Saat kita lakukan pemeriksaan pada hari Sabtu (16/11/2019) tepatnya sekitar pukul 11.00 Wita, para awak kapal pamboat milik Filipina tersebut kita nilai kooperatif. Tidak ada perlawanan saat dilakukan pemeriksaan," tegasnya.

Sementara itu secara terpisah Kepala PSDKP Tahuna Rio Medea melalui Tim Penyidik PSDKP Tahuna Sutrisno Kumaat, menyatakan kepada sejumlah wartawan, penangkapan ini didasari karena kapal milik warga Filipina tersebut diduha telah melakukan illegal fishing.

"Perlu kita sampaikan kepada rekan-rekan wartawan sekalian, pihak PSDKP Tahuna melalui Kapal Hiu yang dinahkodai Kapten Aldy Firmansyah telah mengamankan satu kapal beserta tiga awak kapal asal Filipina. Karena telah melakukan kegiatan illegal fishing di perairan laut Indonesia," jelas dia.

Lanjut dikatakannya, penangkapan ini juga didasari oleh tidak adanya dokumen-dokumen dan para ABK kapal semuanya tak memiliki paspor. "Kapal tersebut melakukan penangkapan ikan di Indonesia, tanpa memiliki dokumen-dokumen resmi dari pihak Indonesia. Sehingga kapal ini telah melanggar pasal 93 ayat 2 Junto 27 ayat 2 UU 45 Tahun 2009," tambahnya.

(fad/bk-10)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
02 Dec 2019 / dibaca 73 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME melepas secara resmi kontingen Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara (Porprov...
Sangihe
30 Nov 2019 / dibaca 83 kali
TAHUNA (BK): Bentuk kepedulian dan peran serta Babinsa kepada masyarakat di wilayah Koramil 1301-08/Tabteng, salah satunya yang dilakukan oleh...
Sangihe
30 Nov 2019 / dibaca 71 kali
TAHUNA (BK): Sebagai salah satu bentuk kepedulian bagi masyarakat, Babinsa Koramil 1301-04/Manganitu, terus bergotong royong bersama warga untuk...
Sangihe
30 Nov 2019 / dibaca 101 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan SangihebJabes Ezar Gaghana SE, bersama Asisten II Harry Wolf, mengunjungi kantor Kementrian Koodinator Bidang...
Sangihe
30 Nov 2019 / dibaca 66 kali
TAHUNA (BK): Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi satu-satunya kabupaten/kota yang menjadi perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menerima...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.