Sangihe

Sekda Irup Upacara Hari Lahir Pancasila

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 02 June 2018 10:13   526 kali

TAHUNA (BK): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe menggelar upacara hari peringatan Hari Lahir Pancasila di depan rumah jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, dikarenakan cuaca hujan, Jumat (1/6/2018). 

 

Sebagai inspektur upacara (irup) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Edwin Roring SE. Dihadiri aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri dan gabungan organisasi wanita. 

 


Dalam sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dibacakan Sekda menyampaikan, selama 73 tahun Pancasila sudah menjadi insan pedoman bangsa Indonesia bertahan dan subur ditengah ideologi lain yang berusaha menggeser. “Bahkan selama ini Pancasila menjadi rumah kita yang Berbhineka Tunggal Ika, serta akan terus mengalir didenyut seluruh bangsa Indonesia.
Sungguh Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa Kepada kita, melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia," kata Sekda.
 

 

Lanjutnya, Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945. Para pendiri bangsa dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. 
 

 

"Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur," jelasnya.
 

 

Sekda juga menyampaikan, rangkaian proses besar tersebut harus selalu diingat, didalami semangatnya dan dipahami rohnya. "Adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hari dan pikiran kita. pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi  dan berprestasi," ungkapnya.
 

 

Pula ditambahkannya, sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri dari 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dari 17.000 pulau, semagat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhineka Tunggal Ika. Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin. Semangat berbagi antar anak bangsa untuk kesejahteraan dan kemajuan bersama juga merupakan sebuah keharusan. Kita harus berbagi dengan memperkuat etos kepedulian dan saling menghargai dengan penuh empati," tutupnya.

 

(fad/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
11 Dec 2019 / dibaca 74 kali
TAHUNA (BK): Menuju era modernisasi, Koramil 1301-06/Kendahe bekerja sama dengan Pemerintah Kampung Tariang Lama Kecamatan Kendahe membuat...
Sangihe
10 Dec 2019 / dibaca 65 kali
TAHUNA (BK): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalu Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi utara (Sulut) melaksanakan...
Sangihe
10 Dec 2019 / dibaca 54 kali
TAHUNA (BK): Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, dr Joppy Thungari MKes mengatakan, tahun 2020...
Sangihe
10 Dec 2019 / dibaca 92 kali
TAHUNA (BK): Guna menciptakan keamanan dan ketertiban menyambut Natal dan Tahun Baru, Babinsa Koramil 1301-06/Kendahe, Sertu Frenky Tendeng...
Sangihe
10 Dec 2019 / dibaca 69 kali
TAHUNA (BK): Babinsa Kahakitang Koramil 1301-03/Tamako, Serka Napoleon Hiwowo, turut membantu pelaksanaan penggalian pondasi untu pembangunan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.