Sangihe

Seorang Nelayan di Kapal Pajeko KM Teluk Ngalipaeng Dinyatakan Hilang di Laut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 09 January 2022 00:00   415 kali
Aparat Polsek Manganitu Selatan bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di perairan laut.
TAHUNA (BK) : Seorang pria teridentifikasi bernama Richard Andreas Esra Sugandi alias Tole (32), seorang nelayan dari kapal pajeko KM Teluk Ngalipaeng, warga Kampung Laikit, untuk menangkap ikan di rumpon, dinyatakan hilang di perairan laut, dan sampai dengan saat ini belum ditemukan, Jumat (07/01/2022), sekitar pukul  04.00 Wita. 
 
 
Dari informasi yang diperoleh, kronologis kejadiannya sudah disampaikan sejumlah saksi kepada aparat setempat. Diantaranya saksi Marta Makaliwuge (27) warga Kampung Ngalipaeng II Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel), menjelaskan bahwa, pada hari Jumat tanggal 7 Januari 2022 sekitar pukul 03.00 Wita, korban membangunkan istrinya berpamitan untuk bekerja di kapal pajeko KM Teluk Ngalipaeng, untuk mencari ikan, dan pada saat itu korban keluar dari rumah dalam keadaan sehat jasmani. 
 
 
Selanjutnya, menurut saksi Mardonal Kawete (37), warga Kampung Ngalipaeng I Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel) menyampaikan, pada hari Jumat tanggal 7 Januari 2022 sekitar pukul 04.00 Wita, kapal pajeko KM Teluk Ngalipaeng berangkat dari Pelabuhan Ngalipaeng menuju rumpon untuk mencari ikan. Karena cuaca laut bergelombang, saksi bersama dengan lelaki Richard Andreas Esra Sugandi (korban), lelaki Nurdin Panese dan lelaki Muksin Tahuming, tidur di bagian belakang kapal. Kurang lebih sekira 30 menit dalam perjalanan, saksi melihat korban bangun dari tempat tidur dan berjalan ke bagian haluan kapal.  Saksi mengira korban bangun pindah ke dalam untuk tidur.  Selanjutnya saksi kembali tidur. Kemudian saksi terkejut mendengar suara dari lelaki Elias Katiandagho, mengatakan bahwa tali penarik perahu speedboat putus, yang diakibatkan oleh gelombang laut. Selanjutnya mereka kembali mengikat tali penarik speedboat tersebut. Karena waktu sudah mulai pagi lelaki Elias Katiandagho memutuskan untuk balik kembali ke darat, tidak jadi menuju rumpon, karena waktu sudah pagi. Setelah sampai di pelabuhan, mereka turun. Korban sudah tidak ada di atas kapal pajeko tersebut, dan mereka menyangka korban terjatuh, lalu mereka kembali ke laut untuk mencari korban. 
 
 
Kemudian menurut saksi Nurdin Panese (45) warga Kampung Lehimi Tariang Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel) mengatakan bahwa, pada hari Jumat tanggal 7 Januari 2022 sekira pukul 04.00 Wita, kapal pajeko KM Teluk Ngalipaeng berangkat dari Pelabuhan Ngalipaeng untuk mencari ikan di rumpon. Dalam perjalanan saksi tidur di bagian belakang perahu bersama dengan lelaki Mardonal Kawete, lelaki Richard Andreas Esra Sugandi (korban) dan lelaki Muksin Tahuming. Karena cuaca laut bergelambang, saksi tertidur, dan saksi nanti mengetahui kalau korban sudah tidak ada setelah kapal sudah berada di Pelabuhan Ngalipaeng.
 
 
Selanjutnya menurut saksi Muksin Tahuming (30), warga Ngalipaeng II Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel) menjelaskan bahwa pada hari Jumat tanggal 7 Januari 2022, sekitar pukul 04.00 Wita, kapal pajeko KM Teluk Ngalipaeng berangkat dari Pelabuhan Ngalipaeng menuju rumpon untuk mencari ikan. Karena cuaca bergelombang, saksi berada di belakang kapal bersama lelaki Mardonal Kawete, lelaki Richard Andreas Esra Sugandi (korban) dan lelaki Nurdin Panese, untuk tidur. Selanjutnya saksi mengetahui korban tidak ada, saat kapal pajeko berada di Pelabuhan Ngalipaeng. 
 
 
Pula saksi Yelias Katiandagho (52), yakni nahkoda kapal, warga Kampung Ngalipaeng Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel), menyampaikan bahwa, pada pukul 04.00 Wita dini hari, kapal pajeko KM Teluk Ngalipaeng berangkat dari Pelabuhan Ngalipaeng menuju rumpon untuk menangkap ikan, dan saat itu saya berada di kamar komomando sedang mengemudikan kapal pajeko KM Teluk Ngalipaeng. Dan dalam perjalanan, tiba-tiba tali penarik perahu speedboat terputus yang diakibatkan oleh gelombang laut. Kemudin saya langsung memutar haluan balik arah untuk menggandeng speedboat tersebut. Kemudian kapal kami terus mengarah ke Pelabuhan Ngalipaeng, dan setibanya di pelabuhan saya langsung menanyakan kepada ABK tentang keberadaan lelaki Richard Andreas Esra Sugandi alias Tole (korban), dan tidak ada ABK yang melihat atau mengetahui keberadaannya.  Kemudian saya bersama ABK lainya langsung melakukan pencarian di seputaran kapal pajeko KM Teluk Ngalipaeng dan tidak menemukannya. Selanjutnya saya langsung menghubungi pemerintah Kampung Ngalipaeng I, dan selanjutnya pihak Polsek Manganitu Selatan (Mangsel), sehingga bersama-sama melakukan pencarian di laut dengan dibantu tiga unit perahu pajeko, dan satu unit perahu speedboat milik masyarakat Kampung Ngalipaeng I dan Kampung Ngalipaeng II. 
 
 
Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Denny Wely Tompunuh SIK melalui Kasi Humas Polres Kepulauan Sangihe Ipda Budiyanto Salindeho, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. 
 
 
"Bila dianalisa, hilangnya korban yakni Richard Andreas Esra Sugandi alias Tole di atas perahu KM Teluk Ngalipaeng saat sedang melaut, diduga diakibatkan oleh cuaca di laut yang bergelombang, sehingga mengakibatkan korban terjatuh dan terbawa arus deras. Sehubungan dengan peristiwa tersebut, perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut, yakni melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk melakukan pencarian terhadap korban, melakukan himbauan Kamtibmas terhadap para nelayan khususnya di wilayah Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel) agar lebih waspada saat hendak melaut mengingat cuaca yang saat ini berombak dan angin bertiup dengan intensitas sedang sampai kencang, melaksanakan lidik dan pulbaket sehubungan dengan peristiwa hilangnya korban bernama Richard Andreas Esra Sugandi alias Tole di atas perahu KM Teluk Ngalipaeng saat melaut," jelasnya, kepada awak media, Sabtu (08/01/2022). 
 
 
(fad/bk-10)  
 
 
Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
11 Nov 2022 / dibaca 130 kali
TAHUNA (BK) : Beberapa waktu lalu sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe terdampak bencana badai. Memperhatikan hal tersebut, Penjabt...
Sangihe
11 Nov 2022 / dibaca 107 kali
TAHUNA (BK) : Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan melakukan penandatanganan Pernyataan Komitmen antara Kementerian Dalam...
Sangihe
10 Nov 2022 / dibaca 143 kali
TAHUNA (BK) : Kodim 1301/Sangihe menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke 77 Tahun 2022, diikuti oleh seluruh personel Kodim 1301/Sangihe,...
Sangihe
09 Nov 2022 / dibaca 116 kali
TAHUNA (BK) : Guna terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit, Kodim 1301/Sangihe kembali melaksanakan latihan menembak triwulan IV,...
Sangihe
08 Nov 2022 / dibaca 122 kali
TAHUNA (BK) : Komandan Kodim (Dandim) 1301/Sangihe Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin SIP MIPol menerima bantuan dari Bank BRI Peduli TJSL untuk...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2022 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.