Sangihe

Tanggapan Dirut RSD Liun Kendage Tahuna Terhadap Keterlambatan BPJS Membayar Klaim ke Rumah Sakit

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 17 February 2020 21:19   94 kali
TAHUNA (BK): Terhadap keterlambatan BPJS membayar klaim ke rumah sakit, ditanggapi Dirut Rumah Sakit Daerah (RSD) Liun Kendage Tahuna dr Handry Pasandaran ME, yakni diakuinya memang pembayaran BPJS khusus tahun 2019 kemarin, memang sempat terlambat, sehingga BPJS membayar denda ke Rumah Sakit (RS), atas keterlambatan itu.  
 
"Namun pada tahun 2020 ini, kami sudah berupaya melakukan koordinasi,  baik BPJS di Tahuna maupun BPJS Cabang Manado, agar diupayakan tahun 2020 keterlambatan ini dapat segera diatasi. Diupayakan misalnya klaim bulan Januari misalnya, ketika sudah masuk ke BPJS, maka diharapkan 15 hari setelah klaim itu terverifikasi, dinyatakan lengkap secara admnistrasi dan memenuhi syarat, diharapkan agar bisa dibayarkan.  Walaupun ada keterlambatan, paling tidak, 1 bulan, sehingga tidak menyebabkan cashflow di rumah sakit. Sebab aliran kas, dana kalau ke rumah sakit tertunda atau terlambat, tentu berpengaruh pada operasional," ungkapnya, kepada media ini, Senin (17/02/2020).   
 
Lanjut dijelaskan, kedua, seandainya pun terlambat, seperti yang disampaikan Plh Sekda, benar, namun pemerintah daerah sudah menyiapkan solusi. Bahkan kalaupun terlambat, kita menggunakan jasa perbankan, kita tentu pinjam dananya, namun tentu tidak sampai membebankan pemerintah daerah.  
 
"Dan ini bukan pinjaman daerah, namun pinjaman rumah sakit sendiri. Dan tentu untuk kepentingan membiayai operasional, manakala ada keterlambatan pembayaran. Nanti kita evaluasi dulu sampai bulan Maret bagaimana progress pembayaran itu sendiri," jelasnya. 
 
Pula disampaikan, sejauh ini, mereka telah membayar kepada kami klaim sampai bulan September 2019. 
Kita berupaya dengan tim yang ada, untuk mempercepat agar semua hutang klaim 2019 agar segera dituntaskan, sehingga dana itu digunakan untuk membantu operasional di tahun 2020 ini. 
 
"Langkah yqng dilakukn, pertama, kami telah melakukan pertemuan dengan BPJS. Ada upaya-upaya dan komitmen bersama untuk mempercepat proses klaim, dan pembayarannya ini lebih baik dibanding 2019," tandasnya. 
 
Dia juga menjelaskan, sekiranya ada hal luar biasa, BPJS mengalami kendala membayar, tidak tersedianya dana di BPJS untuk membayar klaim di rumah sakit, sebagaimana kejadian 2019. Maka kita akan gunakan upaya menggunakan fasilitas SCF Suplay Cene Finance. Dimana kita akan meminjam pada bank yang bekerjasama dengan BPJS.     
 
"Jadi BPJS itu ada MoU dengan perbankan, dimana perbankan yang bekerjasama dengan BPJS akan menyediakan dana, yang akan dipinjamkan ke rumah sakit. Nah, dana itu yang digunakan untuk membiayai operasional rumah sakit," tambah dia.
 
(fad/bk-10)
Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
05 Apr 2020 / dibaca 40 kali
TAHUNA (BK) : Program Opster Kodim 1301/Sangihe TA 2020 yang dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), salah satu...
Sangihe
04 Apr 2020 / dibaca 52 kali
TAHUNA (BK) : Perehaban sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan salah satu sasaran fisik Opster Kodim 1301/Sangihe, di wilayah...
Sangihe
04 Apr 2020 / dibaca 56 kali
TAHUNA (BK) : Guna mencapai hasil maksimal dalam pelaksanaan Operasi Teritorial Kodim 1301/Sangihe TA 2020 di Kabupaten Kepulauan Siau...
Sangihe
04 Apr 2020 / dibaca 40 kali
TAHUNA (BK) : Selaku Dansub Satgas Opster Kodim 1301/Sangihe TA 2020, Komandan Kodim 1301/Sangihe Letkol Inf Rachmat Christanto SIP meninjau...
Sangihe
04 Apr 2020 / dibaca 42 kali
TAHUNA (BK) : Pelaksanaan Program Opster Kodim 1301/Sangihe TA 2020 masih terus berlangsung, yakni sejak dibuka secara resmi tanggal 1 April...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.