Sangihe

Tiga Kapal Asing Ditangkap KKP RI

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 24 October 2019 20:44   154 kali

TAHUNA (BK): Semenjak beroperasinya Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 015 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) dinilai sangat positif dan efektif dalam menjaga kedaulatan wilayah teritorial Indonesia.


Hal ini terbukti, Selasa (22/10/2019), KKP RI kembali berhasil menangkap sebanyak tiga kapal perikanan asing (KIA) yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) Laut Sulawesi.


Ketiga kapal asing yang ditangkap KP Hiu 015 yang dinakhodai oleh Kapten Aldy Firmansyah memiliki nama lambung M/B Ca Jerick (82,47 GT), Quadro King (5 GT), dan F/B CA St John Paul (7 GT).
"Kali ini, 3 KIA berbendera Filipina berhasil ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 015,” ungkap kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tahuna, Johanis Medea.


Lebih lanjut dijelaskan, ketiga kapal ikan asing tersebut melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI perairan Laut Sulawesi tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan yang resmi dari pemerintah Republik Indonesia.


"Anak buah kapal (ABK) yang berhasil diamankan sebanyak 7 orang dari 20 Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina. Sedangkan 13 orang lainnya, ketika sedang dilakukan proses pemeriksaan di laut, sebagian ABK melarikan diri menggunakan perahu kecil menuju perairan Filipina," jelasnya.


Pula disampaikan, atas kegiatan ilegal yang dilakukan, pelaku diduga melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.


Sementara itu, Nakhoda Kapal (KP) Hiu 015, Kapten Aldy Firmansyah kepada sejumlah awak media mengatakan, ketika dilaksanakan pemeriksaan di lokasi,  semua kapal lengkap dengan dokumen kapal dari negara asal.


"Saat kami periksa, para tersangka ini sedang melakukan aktifitas penangkapan ikan dengan katinting.  Dan saat kami periksa sebagian ABK melarikan diri, dan mereka tidak memiliki dokumen Indonesia, tetapi memiliki dokumen kapal dan data indentitas negara asing," ungkapnya.


Untuk keseluruhan KIA ilegal yang berhasil ditangkap oleh KPP RI selama Tahun 2019 sebanyak 54 kapal, yaitu :
-20 kapal asing berbendera Malaysia.
- 19 kapal asing berbendera Vietnam.
-14 kapal asing berbendera Filipina.
-1 kapal berbendera Panama.
(Sumber : Stasiun PSDKP Tahuna).


(fad/bk-10)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
01 Apr 2020 / dibaca 38 kali
TAHUNA (BK) : Guna menghindari penyebaran virus corona atau covid 19, Babinsa Koramil 1301-07/Tabut, Serda Hayat, melaksanakan pendampingan...
Sangihe
01 Apr 2020 / dibaca 52 kali
TAHUNA (BK) : Dalam rangka menyambut Hari Raya Paskah, Babinsa Koramil 1301-07/Tabut, Serka Ridatson, bersama warga jemaat GMIST Rehobot Mala...
Sangihe
01 Apr 2020 / dibaca 57 kali
TAHUNA (BK) : Guna mencegah penyebaran virus corona atau covid 19, anggota Kodim 1301/Sangihe melaksanakan olahraga ringan dan dilanjutkan...
Sangihe
01 Apr 2020 / dibaca 58 kali
TAHUNA (BK) : Komandan Kodim 1301/Sangihe Letkol Inf Rachmat Christanto SIP resmi membuka pelaksanaan Operasi Teroterial (Opster) Tentara...
Sangihe
01 Apr 2020 / dibaca 70 kali
TAHUNA (BK) : Berbagai upaya masih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe untuk mencegah penyebaran virus corona atau...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.