Sangihe

Tiga Personil Polres Sangihe Dapat Penghargaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 02 November 2017 21:19   312 kali

TAHUNA (BK): Kepolisian Resor (Polres)  Sangihe menggelar upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) kepada Brigadir Fandi Kasiaha Sat Sabhara Polres Sangihe sebagai disersi meninggalkan tugas sejak bulan september 2015 sampai dgn sekarang, dan pemberian penghargaan kepada tiga personil Polres Sangihe yakni Bripka Robert K Tamaleroh, Brigadir Rampisela Daromes dan Pengda Vonny Sasela, Kamis (2/11/2017), sekitar pukul 09.00 Wita,  di halaman Markas Komando (Mako) Polres Sangihe.

 

Pelaksanaannya dipimpin Kapolres Sangihe dan mencakup wilayah Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP I Dewa Made Adnyana SIK SH, serta dihadiri para perwira  dan anggota Polres Sangihe, dan para undangan.

 

"Sebagai pimpinan saya bertindak merekomendasikan pemberhentian dengan tidak hormat setelah ada putusan sidang kode etik profesi Polri, dan jika saya tidak bersikap akan menjadi preseden buruk bagi personil disiplin dan punya dedikasi kerja yang baik. Pemberhentian dengan tidak hormat sebagai bentuk tindakan tegas terhadap personil yang menyimpang dan tidak disiplin, dengan harapan personil lainnya tidak melakukan tindakan yang sama," tegas Kapolres.

 

Lebih lanjut dijelaskan, perlu diketahui pemberhentian dengan tidak hormat, telah melalui suatu proses termasuk di dalamnya sidang kode etik profesi Polri yang sudah dilaksanakan beberapa waktu sebelumnya dengan keputusan sidang kode etik profesi Polri nomor : PUT-KKEP/01/V/2017 tanggal 26 Mei 2017, melanggar pasal pasal 14 ayat 1 a PPRI  No 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota polri dari dinas kepolisian,  dan dipertegas dengan Keputusan Kapolda Sulut Nomor : KEP/293/IX/2017/ tanggal 29 September 2017 tentang Pemberhentian Dengan Tidak Hormat dari dinas Polri terhitung mulai tanggal 30 September 2017.

 

"Saya sangat menyayangkan dan prihatin adanya pemberhentian dengan tidak hormat terhadap Fandi Kasiaha. Namun aturan dan hukum yang berlaku harus kita junjung tinggi, yang berprestasi dan punya kinerja baik diberikan penghargaan sedangkan yang bersalah dapat hukuman atau sanksi. Saya berharap melalui pemberhentian dengan tidak hormat dapat dijadikan pelajaran berharga untuk kita yang masih berdinas bahwa setiap perbuatan dan tindakan yang menyimpang ada sanksinya, dan perlu diingat kita direkrut menjadi anggota Polri melalui proses dan pendidikan yang cukup sulit dan berat, jangan sia-siakan pengorbanan kita ini.
Kepada personil yang telah mendapat penghargaan, saya menyampaikan selamat dengan predikat yang disandang dan berharap agar terus meningkatkan kinerja dan menjadi motivator serta teladan bagi personil lainnya," tambahnya.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
12 Sep 2018 / dibaca 158 kali
TAHUNA (BK): Optimalisasi terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus didorong pelaksanaannya...
Sangihe
12 Sep 2018 / dibaca 161 kali
TAHUNA (BK): Topangan yang sama terhadap semua sektor memerlukan dukungan bersama guna mengelola semua sumber daya alam (SDA) di tiap wilayah...
Sangihe
12 Sep 2018 / dibaca 142 kali
TAHUNA (BK): Sejalan membangun pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Pemerintah...
Sangihe
12 Sep 2018 / dibaca 147 kali
TAHUNA (BK): Sektor pertanian dan perkebunan merupakan salah satu sektor prioritas yang penting untuk dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten...
Sangihe
11 Sep 2018 / dibaca 178 kali
TAHUNA (BK): Pasca penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Legislatif (Caleg) Pemilu 2019 untuk DPRD Sangihe pada 20 September 2018...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.