Sangihe

Tim Riset LIPI Open Ship KR Baruna Jaya VII Ekspedisi Widyia Nusantara

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 15 October 2018 09:01   218 kali

TAHUNA (BK): Tim Riset Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) melakukan open ship Kapal Riset (KR) Baruna Jaya VII ekspedisi widyia nusantara tahun 2018, di Kabupaten Kepulauan Sangihe, di Pelabuhan Laut Tahuna, Kota Tahuna, Sabtu (13/10/2018).

 

 
Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE, Kapolres Kepulauan Sangihe dan mencakup wilayah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK, Direktur Utama (Dirut) Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) Prof Dr Ir Frans G Ijong yang diwakili Wakil Direktur I Bidang Akademik Ferdinan Gansalangi, para dosen Polnustar, mahasiswa dan siswa/siswi SMA. 
 

 

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menyampaikan pujians dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena oleh berkat rahmat anugerahnya, hari ini dapat berkumpul bersama, untuk mengikuti kegiatan open ship dan seminar ekspedisi Widyia Nusantara Tahun 2018.
 

 

"Dimana ekspedisi ini dilaksanakan untuk memajukan ilmu pengetahuan di bidang kelautan serta menggali potensi laut dan kekayaan yang kita miliki. Untuk itulah kegiatan ini merupakan langkah tepat, karena selain untuk mengembangkan ilmu kelautan, kegiatan ekspedisi ini juga dapat di manfaatkan sebagai media untuk mengumpul potensi kelautan di Kabupaten Sangihe," kata Bupati. 
 

 

Lebih lanjut disampaikannya, Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan gerbang maritim ekspedisi ini menjadi langkah solusi terbaik untuk memajukan sebagai gerbang maritim.
"Karena ekspedisi mengungkap potensi kekayaan sumber daya dilaut, pantai dan pulau-pukau kecil yang selama ini belum ada atau sangat minim informasinya," jelas Bupati. 
 

 

Sementara itu, Wakil Ketua LIPI Prof Dr Ir Bambang Subianto dalam sambutanya menjelaskan, hari ini ada kapal riset berlabuh di Pelabuhan Tahuna, itu suatu hal yang paling berharga dan perlu dikenang. "Karena kita ketahui bersama kepulauan-kepulauan ini belum kita telitih potensi sumber daya alam laut, dan juga untuk mengetahui sumber alam laut kita seperti apa.Perlu diketahui, ini hanya satu-satunya kapal di negara ini paling lengkap yang bisa melihat hingga kedalaman laut hingga 12.000 kilometer," kata dia. 
 

 

Pula disampaikan dia, jadi intinya, didalam ini hanya alat-alat analisa, laboratorium, dan harusnya kita memiliki kapal seperti ini minimal sebanyak sepulu. Pula berharap melalui pertemuan ini, kepada Bupati, akan ada MoU antara Kabupaten Kepulauan Sangihe dan LIPI.
"Dalam rangka untuk menerapkan teknologi LIPI untuk memanfaatkan sumber daya alam lokal potensial sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Serta menciptakan undang-undang baru. Nantinya juga akan kembali ke Sangihe," tutup dia.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
14 Jan 2019 / dibaca 42 kali
TAHUNA (BK): Dukungan bersama kelangsungan pembangunan memerlukan topangan seluruh komponen terkait, tak hanya pemerintah daerah namun juga...
Sangihe
12 Jan 2019 / dibaca 35 kali
TAHUNA (BK): Perwujudan yang sama turut mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh dan ikut menopang seluruh tahapannya dengan menjangkau...
Sangihe
12 Jan 2019 / dibaca 79 kali
TAHUNA (BK): Meningkatnya kasus demam berdara dengue (DBD) tentunya menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan...
Sangihe
11 Jan 2019 / dibaca 73 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME menemui Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Moeldoko,...
Sangihe
11 Jan 2019 / dibaca 75 kali
TAHUNA (BK): Buntut minimnya pelayanan kapal perintis antarpulau di Kabupaten Kepulauan Sangihe, menyebabkan ratusan penumpang di wilayah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.