Sangihe

Wabup Irup Hardiknas

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 02 May 2018 21:26   268 kali

TAHUNA (BK): Wakil Bupati Kabupaten Sangihe, Helmud Hontong SE, menjadi inspektur upacara (irup) pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di lapangan Santiago kompleks rumah jabatan Bupati, Rabu pagi tadi.

 

Hardiknas bertema "Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan", itu dihadiri Ketua DPRD Sangihe Benhur Takasiaheng, Kejari Tahuna Muhamad Irwan Datuinding, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Setiyo Widodo, Wakapolres Sangihe Kompol Harris O Bingku, Kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), aparatur sipil negara (ASN), siswa-siswi SD SMP SMA/SMK dan mahasiswa.

 

Wabup saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy mengatakan, memperingati Hardiknas tahun 2018 yakni marilah jadikan momentum kali ini sebagai momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran dan praktik pendidikan.

 

"Peringatan Hardiknas kali ini kita jadikan momentum untuk melakukan musabah, mesu budi atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan, dalam waktu yang bersamaan kita menerawang kedepan atau membuat proyeksi tentang pendidikan Nasional yang kita cita-citakan. Sehingga kita perlu merenung sejenak untuk menengok kebelakang melihat apa yang kita kerjakan dibidang pedidikan untuk kemudian bergegas melangkah kedepan guna menggapai cita-cita masa depan pendidikan nasional," kata dia.

 

Pula disampaikan dia, dalam Undang-Undang Sistem Pedidikan Nasional Tahun 2003 bab 1 pasal 1 ayat 2 disebutkan, bahwa pendidikan nasional kita adalah pendidikan yang berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945. Sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar pendidikan nasional, disinilah terjadinya titik temu anatara pendidikan dan kebudayan.

 

"Jika kebudayaan nasional kita menghunjam kuat di dalam tanah tumpah darah indonesia, akan subur dan kukuh pulalah bangunan pendidikan nasional indonesia. Disamping itu, disahkanya undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan akan mempertegas posisi kebudayaan nasional sebagai RUH, pemberi hidup, dan penyangga bangunan pendidikan nasional kita. Oleh sebab iru, kebudayaan yang maju adalah prasyarat yang harus dipenuhi jika ingin pendidikan nasional tumbuh subur, kukuh, dan menjulang," jelas Hontong

 

Dijelaskanya, Hardiknas ini berkomitmen untuk terus berikhtiar membangun pendidilkan. Pendidikan yang dihidupi dan disinari oleh kebudayaan nasional, serta yakin bahwa kebudayaan yang maju akan membuat pendidikan kuat. Begitu pula sebaliknya, jika pendidikan kita subur dan rindang, akar kebudayaan akan lebih menghunjam kian dalam di tanah tumpah darah indonesia.

 

"Oleh karena itulah, pada Hardiknas  ini mari kita satukan tekad untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan dengan disertai niat yang ikhlas serta usaha yang keras tak kenal lelah dalam mengabdi di dunia pendidikan," pungkasnya.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
19 Sep 2020 / dibaca 64 kali
TAHUNA (BK) : Membina hubungan baik bersama masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1301-07/Tabut Serda Hayat, melaksanakan komunikasi...
Sangihe
19 Sep 2020 / dibaca 56 kali
TAHUNA (BK) : Peran aktif seorang Babinsa dalam menjaga tradisi dan budaya gotong royong di lingkungan masyarakat, dilakukan oleh Babinsa...
Sangihe
19 Sep 2020 / dibaca 68 kali
TAHUNA (BK) : Di tengah mewabahnya Covid 19, melalui komunikasi sosial (Komsos) Babinsa Koramil 1301-08/Tabteng Sertu Righman Antore, aktif...
Sangihe
19 Sep 2020 / dibaca 57 kali
TAHUNA (BK) : Rutinitas di wilayah anggota Babinsa Koramil 1301-01/Tagulandang Serda Masdir, selalu berkomunikasi bersama masyarakat. Seperti...
Sangihe
18 Sep 2020 / dibaca 60 kali
TAHUNA (BK) : Kesiapan untuk menghadapi pandemi virus corona atau covid 19 yang mengglobal berkepanjangan ini, salah satu yang disiapkan adalah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.