Sangihe

Welfrido Tewas Mengenaskan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 27 November 2019 19:12   277 kali

TAHUNA (BK): Seorang pria teridentifikasi bernama Welfrido Harindah, umur 54 tahun, warga Kampung Utaurano Kecamatan Tabukan Utara, tewas mengenaskan dengan luka robek di bagian perutnya.

Pasalnya, pria bertubuh sedang yang berprofesi sebagai tukang, diduga dianiaya oleh MD (35), sopir, warga Kampung Bira Kecamatan Tabukan Tengah (Tabteng) dan SNK (23) warga Kampung Menggawa I Kecamatan Tamako.

Peristiwa dimaksud berlangsung, Selasa (26/11/2019), sekitar pukul 20.00 Wita, di Kelurahan Santiago Kacamatan Tahuna, kompleks perumahan elit setempat.

Dari informasi yang diperoleh, usai menerima informasi, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe besama anggota piket dan anggota identifikasi langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kronologis kejadian berdasarkan saksi, yakni saksi Ipda Rofli Saribatian (anggota polisi yang memberikan informasi), menerangkan bahwa saksi mendengar keributan dikompleks perumahan Akembuala kemudian saksi menghubungi anggota Piket dan saksi memanggil masyarakat untuk memeriksa keadaan disekitar TKP.

Kemudian saksi mendengar lelaki Dance Habel berteriak bahwa ada orang/korban yang sedang terkapar, dan setelah diperiksa korban sudah tidak bernyawa.

Saksi Dance Habel (52) warga Kelurahan Santiago, bahwa sekitar pkl 20.00 Wita, saat itu saksi hendak mencari ketua RT, dikarenakan telah terjadi keributan di kompleks perumahan tersebut.

Kemudian saksi berjalan lorong dan menemukan seseorang yang terkapar dan langsung memanggil lelaki Rofli Saribatian untuk melihat orang yang terkapar tersebut dan diperiksa korban sudah tidak bernyawa lagi.

Saksi Donal Aldo Tiwa (35), warga Kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna, menjelaskan bahwa pertama kali melihat tersangka 1 yakni MD berkelahi dengan korban. Tetapi pada saat itu sudah diamankan oleh warga.

Beberapa saat kemudian, saksi mendengar suara keributan yang dilakukan oleh tersangka 2 yakni SNK, namun saksi tidak mengetahui korban yang sudah terkapar pada saat itu. Saksi mengetahui setelah ada anggota polisi dan masyarakat yang melakukan pemeriksaan di sekitar TKP.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK melalui Paur Humas Polres Kepulauan Sangihe Iptu Jakub Sedu membenarkan kejadian itu.

"Tindakan kepolisian yang telah dilakukan yakni membuat LP, mengamankan TKP, melakukan olah TKP, membawa korban ke RSUD Liun Kendage untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter,mengamankan tersangka dan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi," kata dia.

(fad/bk-10) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
09 Dec 2019 / dibaca 66 kali
TAHUNA (BK): Pendidikan Dasar (Diksar) Bela Negara, Komando Resimen Mahasiswa (Menwa) Angkatan ke X TA 2019 Politeknik Negeri Nusa Utara...
Sangihe
09 Dec 2019 / dibaca 79 kali
TAHUNA (BK): Siswa Diksar Menwa Polnustar sangat antusias saat mengikuti latihan dasar keterampilan menembak, Sabtu (07/12/2019), di lapangan...
Sangihe
09 Dec 2019 / dibaca 85 kali
TAHUNA (BK): Apel Danramil dan Babinsa yang digelar Kodim 1301/Sangihe sebagai upaya meningkatkan kemampuan aparat teritorial di wilayahnya,...
Sangihe
09 Dec 2019 / dibaca 63 kali
TAHUNA (BK): Seluruh prajurit dan ibu-ibu Persit Kodim 1301/Sangihe mengikuti Ceramah Pembinaan Mental Rohani, Ideologi, dan Kejuangan TW IV...
Sangihe
07 Dec 2019 / dibaca 95 kali
TAHUNA (BK): Danramil 1301-05/Tahuna, Kapten Chb Celsius Wangka, membuka kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial (PPJJT) Semester II TA...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.