Sangihe

Welfrido Tewas Mengenaskan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 27 November 2019 19:12   346 kali

TAHUNA (BK): Seorang pria teridentifikasi bernama Welfrido Harindah, umur 54 tahun, warga Kampung Utaurano Kecamatan Tabukan Utara, tewas mengenaskan dengan luka robek di bagian perutnya.

Pasalnya, pria bertubuh sedang yang berprofesi sebagai tukang, diduga dianiaya oleh MD (35), sopir, warga Kampung Bira Kecamatan Tabukan Tengah (Tabteng) dan SNK (23) warga Kampung Menggawa I Kecamatan Tamako.

Peristiwa dimaksud berlangsung, Selasa (26/11/2019), sekitar pukul 20.00 Wita, di Kelurahan Santiago Kacamatan Tahuna, kompleks perumahan elit setempat.

Dari informasi yang diperoleh, usai menerima informasi, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe besama anggota piket dan anggota identifikasi langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kronologis kejadian berdasarkan saksi, yakni saksi Ipda Rofli Saribatian (anggota polisi yang memberikan informasi), menerangkan bahwa saksi mendengar keributan dikompleks perumahan Akembuala kemudian saksi menghubungi anggota Piket dan saksi memanggil masyarakat untuk memeriksa keadaan disekitar TKP.

Kemudian saksi mendengar lelaki Dance Habel berteriak bahwa ada orang/korban yang sedang terkapar, dan setelah diperiksa korban sudah tidak bernyawa.

Saksi Dance Habel (52) warga Kelurahan Santiago, bahwa sekitar pkl 20.00 Wita, saat itu saksi hendak mencari ketua RT, dikarenakan telah terjadi keributan di kompleks perumahan tersebut.

Kemudian saksi berjalan lorong dan menemukan seseorang yang terkapar dan langsung memanggil lelaki Rofli Saribatian untuk melihat orang yang terkapar tersebut dan diperiksa korban sudah tidak bernyawa lagi.

Saksi Donal Aldo Tiwa (35), warga Kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna, menjelaskan bahwa pertama kali melihat tersangka 1 yakni MD berkelahi dengan korban. Tetapi pada saat itu sudah diamankan oleh warga.

Beberapa saat kemudian, saksi mendengar suara keributan yang dilakukan oleh tersangka 2 yakni SNK, namun saksi tidak mengetahui korban yang sudah terkapar pada saat itu. Saksi mengetahui setelah ada anggota polisi dan masyarakat yang melakukan pemeriksaan di sekitar TKP.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK melalui Paur Humas Polres Kepulauan Sangihe Iptu Jakub Sedu membenarkan kejadian itu.

"Tindakan kepolisian yang telah dilakukan yakni membuat LP, mengamankan TKP, melakukan olah TKP, membawa korban ke RSUD Liun Kendage untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter,mengamankan tersangka dan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi," kata dia.

(fad/bk-10) 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
10 Jul 2020 / dibaca 66 kali
TAHUNA (BK) : Selain untuk menjalin silaturahmi dan bersinergi dengan masyarakat, Babinsa harus mampu menguasai wilayah binaannya, terkait...
Sangihe
10 Jul 2020 / dibaca 72 kali
TAHUNA (BK) : Terus jalin sinergitas di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1301-02/Siau Sertu Novri Beni Lambaran, menghadiri rapat musyawarah...
Sangihe
10 Jul 2020 / dibaca 73 kali
TAHUNA (BK) : Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dana pusat dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), melalui PT Pos...
Sangihe
10 Jul 2020 / dibaca 63 kali
TAHUNA (BK) : Guna meningkatkan hubungan harmonisasi antara aparat teritorial terhadap masyarakat desa binaan, Babinsa Koramil...
Sangihe
10 Jul 2020 / dibaca 72 kali
TAHUNA (BK) : Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah perbatasan RI-Filipina, Danramil bersama anggota...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.