Sangihe

Wilayah Perbatasan Butuh Perhatian

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 22 May 2019 09:42   120 kali

TAHUNA (BK): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe akan terus berupaya mensejahterakan masyarakat di pulau terluar berbatasan dengan negara tetangga Filipina. Hasil tangkap ikan nelayan untuk empat pulau yakni Marore, Kawio, Matutuang dan Kawaluso akan diupayakan bisa terjual langsung ke Filipina.

 

Demikian disampaikan Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME saat konvrensi pers bersama sejumlah wartawan setelah acara Me'Daseng di Pulau Matutuang Kecamatan  Kepulauan Marore, Sabtu (18/5/2019).

 

"Ini harus segera terealisasi, karena mata pencaharian masyarakat di empat pulau ini 95 persen adalah nelayan, dan juga mengingat jarak tempuh ke Filipina hanya 3 jam, sedangkan ke Tahuna bisa sampai 8 jam. Maka harus ada regulasi khusus untuk empat pulau terluar ini, agar hasil pasca tangkap bisa cepat terjual," kata Bupati. 

 

Bupati menuturkan, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) agar ada regulasi khusus kepada masyarakat di pulau perbatasan ini sehingga dapat terfasilitasi.

 

"Nantinya kita akan menugaskan narasi-narasi guna upaya meyakinkan pemerintah pusat dapat memberikan keleluasaan khususnya bagi empat pulau terluar untuk bisa menjual hasil tangkapan ikan gelondongan ke Filipina," tandasnya. 

 

Dia juga menjelaskan, terkait falisitas Gudang Pembekuan Hasil Tangkap Nelayan (Coolstorage) di Kampung Matutuang yang 'mubasir' sejak lima tahun lalu, disebkan oleh keterbatasan  listrik.

 

"Selama minimnya daya listrik, tentu coolstorage ini bermasalah. Segera harus kita perbaiki dan mudah-mudahan daya PLN secepatnya masuk ke Kampung Matutuang, sehingga fungsi dari coolstorage dapat dirasakan oleh masyarakat dan perputaran ekonomi yang tinggi dari penjulan hasil tangkap nelayan ke Filipina benar-benar membantu, guna kelangsungan dan kesejahteraan masyarakat di pulau perbatasan," jelasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati menanggapi posisi anggota yang selama ini cenderung oposisi, apakah mendukungatau tidak terhadap program pemerintah daerah untuk kebebasan distribusi hasil tangkap ke negara tetangga.

 

"Semoga dengan adanya wajah-wajah baru, punya visi yang sama terhadap rakyat. Saya berharap dewan sudah melepas kepentingan politik, dan mengarah pada kepentingan bersama demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sangihe, khususnya saudara kita yang ada di wilayah perbatasan," tutup Bupati.

 

(fad/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
17 Aug 2019 / dibaca 80 kali
TAHUNA (BK): Kado atau hadiah saat memperingatan hari ulang tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 74, tanggal 17...
Sangihe
17 Aug 2019 / dibaca 83 kali
TAHUNA (BK): Berbagai kegiatan dilaksanakan sekolah-sekolah dalam memperingati hari ulang tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik...
Sangihe
17 Aug 2019 / dibaca 68 kali
TAHUNA (BK): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar nonton bareng mendengar pidato kenegaraan Presiden...
Sangihe
17 Aug 2019 / dibaca 54 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME menandatangani persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)...
Sangihe
16 Aug 2019 / dibaca 96 kali
TAHUNA (BK): Sebagai partai politik yang memiliki lima kursi dan suara terbanyak hasil pemilihan legislatif serentak 2019 di Dewan Perwakilan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.