Sitaro

Lima Jam Menghilang, Humune Ditemukan tak Bernyawa di Dasar Laut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 12 April 2018 21:18   228 kali
SITARO (BK): Naas dialami Matius Humune (40) warga Kampung Bumbiha Kecamtan Siau Timur Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Nelayan tradisional dengan menggunakan alat tangkap jenis panah ini ditemukan oleh tujuh orang tim personil yang tergabung dari Limangu Diving center dan Sasahara Diving Community dan Polri dalam hal ini Wakapolres Kompol Haris O Bingku pukul 15:15 Wita Rabu 11 April 2018 di kedalaman 39 meter.
 
Wakapolres Sangihe Kompol Haris O Bingku mengatakan berdasarkan keterangan saksi Costan kabuhung yang saat isi menemani korban. Setiap lima menit sekali saksi mendatangi lokasi korban untuk mengambil ikan hasil panahan. 
 
"Jadi, pertama dan kedua saksi mangambil ikan hasil panahan korban, namun yang ketiga kalinya saksi balik lagi dengan maksud mengambil ikan saksi mendapati hanya alat panahnya saja yang timbul kepermukaan air," ujar Wakapolres.
 
"Tapi bersyukur walaupun dalam keadaan yang sudah tak bernyawa korban berhasil di temukan oleh tim penyelam termasuk saya sendiri," sambung Bingku.
 
Wakapolres mengungkapkan ketika ditemukan korban didasar laut ikan hasil panahannya masih dipegang olehnya. 
 
"Ikan jenis tuna tersebut lumayan besar jadi ada kemungkinan ikan yang dipanah korban belim mati. Dan indikasinya korban dibawah lari ikan sampai ke dasar laut hingga ke habisan nafas," tutur Bingku mengungkapkan.
 
"Dan korban sudah dibawah ke Puskesmas Ondong untuk dilakukan otopsi," tambah Bingku.
 
Sementara Kapuskes Ondong melalui Dr Lia Permatasari yang menangani otopsi korban menagatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan, tapi mukur korban mengeluarkan busa serta ada tanda luka goresan kecil di kiri bawah. 
 
"Jika melihat dari kondisi korban, korban meninggal dunia baru dibawah saru jam," ujarnya menerangkan.
 
Harry Kakunsi Owner Limangu Diving Center yang pertama kali menemukan korban mengatakan melihat kondisinya. Korban sudah meninggal dunia dari pukul 11:00 Wita. 
 
"Teori yang saya pelajari sudah sepeti itu, kalau di medis seperti itu tapi dari kami lain pemahamannya," katanya.
 
"Korban ditemukan dalam keadaan terlentang dengan tangan masih memegang ikan. Dan ada kemungkinan dia kehabisan nafas juga tenaga karena beradu kekuatan dengan ikan yang besarnya kira seukuran panjang satu unit sepeda motor," tambah Kakunsi.
 
(Mesakh)
Komentar ()
Berita Sitaro
Sitaro
03 Dec 2018 / dibaca 109 kali
SITARO (BK): Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menerima piagam penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima...
Sitaro
03 Dec 2018 / dibaca 165 kali
SITARO (BK): Selain melakukan sidak bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendak bolos di jam kerja baik berangkat atau pun nongkrong di...
Sitaro
03 Dec 2018 / dibaca 147 kali
SITARO (BK): Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kepulauan Sitaro mengupayakan untuk tahun 2019, sepuluh Sekolah Menengah...
Sitaro
29 Nov 2018 / dibaca 162 kali
SITARO (BK): Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara sosialisasikan pengawasan pemilu partisipatif dalam rangka pemilihan...
Sitaro
29 Nov 2018 / dibaca 156 kali
SITARO (BK): Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Herry Lano SE MM MTh, bertindak sebagai...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.