Editorial
Golkar Dibodohi di Pemilukada KK

INCUMBENT Wali Kota Kotamobagu, Djelantik Mokodompit tumbang alias kalah dalam pertandingan pemilihan umum kepada daerah (pemilukada) Kota Kotamobagu (KK), Senin (24/6/2013).

Padahal, Djelantik diusung Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Semestinya dilihat dari eskalasi gerakan partai, pasangan cawali Djelantik Mokodompit dan cawawali Rustam Simbala mampu menyumbang suara terbanyak. Dibanding Tatong yang hanya diusung satu partai yakni PAN.

Diambilnya Rustam sebagai calon wawali karena yang bersangkutan sebagai pengurus partai dan juga pimpinan DPRD KK.

Asal tahu saja, Golkar dan PDIP merupakan partai politik terbesar. Karena, keduanya menguasai pimpinan dewan. Tapi dalam pemilukada pasangan yang diusung kedua parpol besar itu tumbang dikalahkan PAN yang hanya sendirian mengusung calon.

Ketua DPD PAN Sulut yang juga Wakil Wali Kota KK, Tatong Bara sebagai pemenang dengan selisih suara boleh dikata sangat jauh. Tatong yang berpasangan dengan mantan Sekretaris Kabupaten, Djainudin Damopolii berhasil meraup suara teratas sebagai wali kota dan wakil wali kota periode 2013 - 2018.

Banyak kalangan menilai PDIP tidak serius membantu Djelantik dan Rustam menjadi wali kota dan wakil wali kota. Dengan kata lain, tidak sebanding perjuangan yang dikerahkan saat pemilukada Kabupaten Minahasa Tenggara, 13 Juni 2013.

Dimana pasangan yang diusung PDIP, James Sumendap dan Ronald Kandoli menang telak mengalahkan Telly Tjanggulung dan Moudy Rondonuwu dari Golkar.

Akan tetapi, kejadian yang terjadi di KK jauh dari diharapkan. Djelantik atau biasa disapa Antik seakan dibodohi dengan koalisi yang terbangun beberapa bulan lalu.

(patria)
 

Komentar ()
Berita Lainnya
Profil Perusahaan | © 2011 - 2023 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.