Ekonomi

Jika ALB dan Munas Kadin Digelar, Sanksi Pidana Menanti

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 25 June 2021 10:52   193 kali

JAKARTA (BK) : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia secara resmi menyatakan, bahwa Konvensi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin, tidak bisa dilangsungkan di Jakarta, 25 Juni 2021.Jika ternyata ada pihak lain yang tetap melaksanakan Konvensi ALB Kadin dianggap tidak sah dan terancam sanksi pidana.

 

Demikian tertuang dalam Surat Kadin Indonesia dengan nomor 514/MUNAS/VI/2021,  tertanggal 23 Juni 2021, yang ditandatangani Ketua Pelaksana Munas VIII Kadin Indonesia Ir Dyah Anita Prihapsari, MB dan Panitia Pengarah Munas VIII Kadin, Benny Soetrisno.

 

Rencananya Konvensi ALB akan diikuti 122 asosiasi dan akan memilih 30 perwakilan untuk mengikuti Munas VIII Kadin yang akan berlangsung 30 Juni di Kendari. Dengan ALB batal terlaksana, otomatis Munas VIII Kadin Indonesia di Kendari 30 Juni,  tidak bisa berlangsung.

 

Sementara itu, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, Ketua DPD RI, yang juga mantan Ketua Kadin Jawa Timur,  mengingatkan, Kadin sebagai organisasi para pengusaha, tentu harus memberi contoh kepada masyarakat. Jangan rakyat kecil hajatan dibubarkan polisi, tapi para pengusaha justru menggelar pertemuan besar. Itu memalukan nama Kadin.

 

"Bila Munas tetap digelar, bisa terkena sanksi pidana. Kan punya potensi melanggar protokol kesehatan," kata La Nyala, ketika menerima anggota Asosiasi Pengusaha, Rabu, (23/6/2021) di Jakarta.


 
Ditempat terpisah, Peter Frans, juru bicara Asosiasi, yang juga Ketua Umum Ikatan Konsultan Indonesia (Inkindo), mengingatkan, Kadin berseberangan dengan pemerintah, yang saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 5 Juli 2021.

 

"Aturan PPKM itu intruksi Presiden. Semua komponen harus patuh. Tabu untuk dilanggar, termasuk oleh Kadin sebagai organisasi profesional," kata Peter Frans.

 

Ketika ditanya apakah mungkin ALB dilaksanakan dengan sistem daring atau online, sebagai wacana yang beredar, Peter Frans, menyebut tidak segampang itu.

 

"Harus dipelajari dulu, apakah nantinya sesuai dengan peraturan yang diterapkan di Kadin," tandasnya.

 

(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
18 Nov 2020 / dibaca 396 kali
MANADO (BK) : Kelapa parut asal Sulawesi Utara (Sulut) kian diminati di mancanegara. Buktinya, Kementerian Pertanian melalui Karantina...
Ekonomi
14 Nov 2020 / dibaca 584 kali
Dua petugas bagian kasir Alfamart di kompleks Lapangan Sparta Tikala Manado selalu menggunakan masker ketika melayani pelanggan yang akan...
Ekonomi
13 Nov 2020 / dibaca 723 kali
Dua karyawan Informa Manado yang bertugas di bagian kasir, menggunakan masker dan face shield (pelindung wajah). (dokumen Informa Manado)...
Ekonomi
13 Nov 2020 / dibaca 355 kali
Peresmian Grab Tech Center dilakukan secara daring. (foto: istimewa)         MANADO (BK) : Grab hari...
Ekonomi
07 Nov 2020 / dibaca 589 kali
Aipda Aling R Muatan (kaos putih) saat mengecek ke kandang tempat pemeliharaan ayam kampung miliknya. (foto: koleksi pribadi)  ...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.