Hukum

Institut Lembang Sembilan Desak Usut Dugaan Korupsi di PLN UIW Sulutenggo

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 11 July 2021 19:45   309 kali
Harianto Daeng SPi. (foto: istimewa)
MANADO (BK) : Institut Lembang Sembilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendesak aparat hukum untuk memeriksa UIW Sulutenggo. Hal ini terkait adanya dugaan korupsi yang terindikasi merugikan negara hingga milliaran rupiah.
 
Wakil Ketua Institut Lembang Sembilan Sulut, Harianto Daeng SPi mengatakan, dugaan korupsi yang dimaksud adalah terkait pengambilan obat dengan resep fiktif. PLN UIW Sulutenggo diketahui menjalin kerjasama dengan apotek Kimia Farma.
 
"Diduga ada oknum-oknum di PLN (UIW Sulutenggo) yang memanfaatkan untuk keuntungan pribadi dengan menggunakan resep fiktif," ujarnya kepada media ini, Minggu (11/7/2021).
 
Ia mengatakan, dugaan korupsi itu diduga telah terjadi sejak 2018 silam. Namun puncaknya saat pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia 2020 lalu.
 
"Ada dugaan kerugian negara mencapai hingga tujuh milliaran rupiah. Hal ini dikuatkan dengan pemutusan kerjasama sepihak dari Kimia Farma karena adanya dugaan tersebut.
 
"Jadi kerjasama itu cuma setahun saja karena ada indikasi itu," tandasnya.
 
Anto, panggilan akrabnya mengatakan sangat kecewa dan prihatin, dimana saat negara ini sementara berjuang melawan pandemi Corona, masih ada saja oknum yang berbuat curang.
 
"Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada audit. Dan kalau terbukti harus dibawa ke jalur hukum," tandasnya.
 
Institut Lembang Sembilan menurutnya, bukan organisasi yang hanya sekedar mengkritik kebijakan pemerintah. Tapi organisasi ini didirikan untuk mendukung program Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
 
Bentuk dukungan tersebut termasuk diantaranya memastikan bahwa program Presiden dan Wakil Presiden tepat sasaran, dan tidak diselewengkan oleh oknum-oknum tertentu. Ia berharap kerjasama dan peran serta masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya program-program pemerintah.
 
"Apabila menemukan hal-hal yang terindikasi merugikan negara, mari laporkan ke penegak hukum, baik itu kepolisian, kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," tegas Anto.
 
"Institut Lembang Sembilan Sulut akan mendampingi apabila dibutuhkan demi kemajuan negara Indonesia yang kita cintai ini," tambah Ketua Petani Rica Sulut ini. (***)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
28 Jun 2021 / dibaca 124 kali
MANADO (BK) : Gara-gara dijanjikan untuk menjadi Foto Model, seorang siswi SMA di Kota Manado malah menjadi korban pencabulan. Jingga (15),...
Hukum
28 Jun 2021 / dibaca 105 kali
MANADO (BK) : VML alias Marshal (20), diringkus Tim Paniki Polresta Manado atas dugaan kasus pengancaman dengan senjata tajam (sajam). Dia...
Hukum
28 Jun 2021 / dibaca 550 kali
MANADO (BK) : Komandan Korem 131/Santiago, Brigjen TNI Prince Meyer Putong memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kodim...
Hukum
25 Jun 2021 / dibaca 296 kali
MANADO (BK) : Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Finlandia berinisial JPA (49), di sebuah...
Hukum
22 Jun 2021 / dibaca 166 kali
MANADO (BK) : Tim Paniki Polresta Manado menangkap FL (16), warga Kelurahan Lawangirung, Lingkungan III, Kecamatan Wenang atas dugaan kasus...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.