Kesehatan

Meninggal Akibat Makan Mie Instan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 19 November 2019 14:17   2150 kali

MIE instan memang enak dan praktis tapi tidak diperbolehkan dikonsumsi setiap hari. Ada banyak kasus seputar mie instan yang berakibat fatal pada kesehatan.


Mie instan kerap kali diandalkan sebagai pengganti makanan pokok. Harganya yang murah, enak dan mudah dibuat menjadikan orang sulit beralih dari mie instan. Padahal makanan ini tak banyak mengandung gizi.

 

Beberapa kasus seputar mie instan pernah menggegerkan dunia. Dengan alasan sama, yakni terlalu banyak mengonsumsi mie instan, ada beberapa orang yang harus dilarikan ke rumah sakit. Kasus paling fatal bahkan mie instan disinyalir sudah merenggut nyawa seseorang.
 

Berikut beberapa kejadian mengerikan orang-orang yang terlalu banyak makan mie instan. 

  1. Harus dirawat intensif
    Kasus pertama soal mie instan terjadi pada seorang wanita asal China. Selama tiga minggu berturut-turut, ia menyantap mie instan demi menghemat pengeluaran. Uang yang ia kumpulkan nantinya akan digunakan untuk berbelanja online.

    Sayangnya, bukan barang-barang yang diidamkan yang ia dapat, karena ia terpaksa harus dibawa ke rumah sakit. Wanita bernama Hong Jia ini dibawa ke rumah sakit setelah sebelumnya mengalami demam tinggi.

    Dokter pun harus merawat Hong Jia secara intensif sampai kondisi kesehatannya mulai stabil. Alhasil, seluruh uang berhemat yang ia kumpulkan malah terpakai untuk biaya rumah sakit.
  2. Menderita 16 Jenis penyakit
    Pria asal Filipina bernama Peng Fei ini harus pasrah di ranjang rumah sakit setelah belasan penyakit menyerangnya. Tak tanggung-tanggung, dokter mendeteksi 16 penyakit sudah bersarang di tubuh pria 28 tahun ini.

    Dokter mengatakan penyebab utama penyakitnya ini berasal dari pola makan yang buruk. Beberapa penyakit yang dideritanya antara lain gagal hati, sirosis mikronodular, infeksi intra-abdomen, kalium tinggi, efusi pleura hingga kolesistitis.

    Semua penyakit ini berawal dari disfungsi hati yang mana hati pria ini hanya bekerja 1/3 dari fungsi normal. Setelah ditelusuri, terkuak kalau pria ini setiap harinya selalu makan mie instan.
  3. Meninggal dunia usai makan mie instan
    Di Indonesia juga pernah terjadi kasus meninggal dunia yang disinyalir karena konsumsi mie instan secara berlebihan. Kejadian ini terjadi Binuang, Kalimantan Selatan pada Juni 2019 lalu.

    Wanita bernama Dian ini diketahui menghembuskan nafas terakhir setelah menyantap mie instan. Sang ibu menemukan mulut Dian berlumur darah usai ia menyantap mie instan.

    Kasus ini memang masih simpang siur namun dari keterangan yang ada, Dian memang diketahui gemar makan mie instan. Mungkin porsi dan intensitas waktu menyantapnya terlalu sering sehingga mengganggu kesehatan dan fungsi kerja organ dalam tubuhnya.
  4. Meninggal dunia di kost
    Wanita bernama Cici ini harus meregang nyawa karena kebiasaan buruknya mengonsumsi mie instan setiap hari. Wanita asal Medan yang bekerja di bagian administrasi Fakultas Kedokteran UMSU ini awalnya mengeluh sakit sakit perut.

    Setelah ditelusuri, ternyata diketahui wanita ini punya kebiasaan buruk mengonsumsi mie instan setiap hari. Dalam satu hari saja, ia bisa menyantap hingga 8 bungkus mie instan.

    Teman-teman Cici mengatakan, wanita inni lebih memilih makan mie instan dibandingkan makan nasi. Di kamar kostnya juga ditemukan tumpukan mie instan dan mie seduh cup.
  5. Mahasiswa meninggal dunia
    Kasus paling menyeramkan terjadi pada seorang mahasiswa berusia 18 tahun. Remaja asal Taiwan ini punya kebiasaan makan mie instan setiap malam sejak ia duduk di bangku sekolah. Kebiasaan ini berlanjut bahkan setelah ia menjadi mahasiswa.

    Awalnya, ia merasakan gejala gangguan kesehatan di bagian perutnya mulai dari kembung, mual dan nyeri perut. Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan kalau pria ini menderita kanker perut stadium akhir.

    Sel kanker yang awalnya hanya bersarang di perut, kini sudah menyebar hingga ke organ lainnya. Setelah setahun melawan kanker perut, pria ini akhirnya harus menghembuskan nafas terakhir.

 

(dtc/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Kesehatan
Kesehatan
10 Apr 2019 / dibaca 890 kali
MANADO (BK): Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE menghadiri Rapat Kerja (Raker) Kesehatan Daerah (Kesda), di Grand...
Kesehatan
13 Feb 2019 / dibaca 1158 kali
MANADO (BK): Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal VIII Manado melaksanakan kegiatan donor darah di Ruang Rapat Serbaguna Mako...
Kesehatan
08 Feb 2019 / dibaca 1439 kali
MANADO (BK) : Posyandu Cakalang berhasil memberikan vitamin A kepada 38 balita prajurit Lantamal VIII Manado dan serta balita masyarakat...
Kesehatan
01 Feb 2019 / dibaca 1041 kali
AMURANG (BK) : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut, Sugiatna,...
Kesehatan
22 Oct 2018 / dibaca 4690 kali
MANADO (BK) : Penyakit dekompresi yang kerap dialami penyelam laut, ternyata bisa ditangani dengan pengobatan Hyperbaric Oxygen Therapy...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.