Minahasa

Mahasiswa Papua di Mata 'Pala' Tataaran Patar, Erwin Karouw

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 01 April 2021 09:24   123 kali
Kepala Lingkungan I, Kelurahan Tataaran Patar, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Erwin Karouw.
MINAHASA (BK) : Pola pembinaan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan Kepala Lingkungan I, Kelurahan Tataaran Patar, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Erwin Karouw.
 
Wilayahnya yang berada di sekitaran Kampus Universitas Negeri Manado (Unima) membuat kemajemukan di lingkungannya. Banyak mahasiswa dan mahasiswi dari luar daerah yang juga menuntut ilmu dan harus menetap selama perkuliahan.
 
"Ini membuat di lingkungan saya banyak dengan kos-kosan serta asrama mahasiswa," ujar Karouw saat ditemui di rumahnya, Rabu (31/3/2021).
 
Ia mengatakan punya cara sendiri untuk mengantisipasi perbedaan latar belakang dan daerah asal dari mahasiswa yang tinggal di lingkungannya. Meskipun, ada beberapa kelompok mahasiswa yang dirasakan agak tertutup dengan masyarakat seperti mahasiswa yang berasal dari pulau Papua.
 
Menurut Karouw, selain mahasiswa dari daerah-daerah di Sulut, di lingkungannya juga terdapat dua asrama mahasiswa asal Papua yaitu Asrama Merauke dan Asrama Raja Ampat. Ia pun tertantang untuk bisa berkomunikasi dan bersosialisasi secara umum.
 
"Saya terkadang datang mengunjungi mereka karena mereka bagian dari warga juga. Tapi saya melihat dan mengunjungi mereka pada momen-momen tertentu," katanya.
 
Meskipun begitu, para mahasiswa asal Papua yang berada di lingkungannya dapat beradaptasi dengan masyarakat setempat. Mereka saling bertegur sapa bila bertemu di jalan.
 
"Selama ini mereka aman-aman saja, tidak pernah berbuat yang macam-macam, meskipun mereka agak tertutup," terang Karouw.
 
Karouw mengatakan diantara cara mahasiswa Papua beradaptasi adalah tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Contohnya pada saat hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus, saat disuruh untuk memasang bendera Merah-Putih, mereka memasangnya.
 
"Walaupun awalnya mereka megatakan tidak punya bendera, saya berikan bendera dan mereka memasangnya di depan asrama," tandas Karouw.
 
Begitu juga ketika diajak untuk melaksanakan kerja bhakti, para mahasiswa Papua yang ada di lingkungannya turut serta berbaur dengan masyarakat lainnya. "Nda pernah bermasalah dengan masyarakat setempat dan masyarakat juga tidak pernah terusik dengan mereka," tambah Karouw.
 
Mereka juga ikut melaksanakan peraturan pemerintah tentang pencegahan penyebaran Covid-19 yaitu menerapkan program 3M yakni   Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak.
 
"Saya menganggap mereka (mahasiswa Papua) sama dengan mahasiswa disini dan mahasiswa lainnya dari daerah lain," tambah Karouw.
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Minahasa
Minahasa
17 Nov 2018 / dibaca 1081 kali
TONDANO (BK): "Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang. Saat ini kita telah memasuki era 4.0 dan tentu sangat membutuhkan...
Minahasa
13 Nov 2018 / dibaca 1039 kali
KAKAS (BK): Universitas Negeri Manado kembali menorehkan prestasi melalui Program Penerapan Teknologi Tepat Guna Kepada Masyarakat yang...
Minahasa
12 Aug 2018 / dibaca 1065 kali
PINABETENGAN (BK):  Bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagak anggota DPR RI yaitu melakukan pertemuan dengan masyarakat termasuk...
Minahasa
10 Aug 2018 / dibaca 1297 kali
TONDANO (BK): Seorang narapidana (napi) kasus pencurian barang elektronik (curanik), HT alias Hence (39), warga Desa Silian Tiga, Kecamatan...
Minahasa
22 Jun 2018 / dibaca 1357 kali
SONDER (BK):  4 Pilar kebangsaan perlu untuk terus disosialisasikan. Anggota DPR RI Djenri Keintjem melakukan sosialisasi 4 pilar. Ini...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.