Nasional

Pancaran Distress Alert, Pesawat Intai TNI AU Sisir Perbatasan Laut Filipina

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 06 August 2020 13:34   925 kali
Pesawat intai milik TNI AU, Boeing AI7303 tiba di Lanud Sam Ratulangi Manado. (foto: Serda Ridwan)
 
 
 
MANADO (BK) : Pancaran Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) dari sebuah kapal terdeteksi alat Distress Alert milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS). Pancaran sinyal marabahaya itu terdeteksi pada awal Agustus 2020 ini, pukul 09.44 WIB.
 
 
Signal kapal tersebut terdeteksi pada koordinat awal 05 derajat 13’ 36” North dan 126 derajat 33’ 24” East. Dan terakhir diketahui dideteksi pada 04 derajat 27’ 24” North dan 126 derajat 23’ 54” East.
 
 
Pesawat Boeing AI7303 pun diturunkan untuk memeriksa pancaran alat Distress Alert. Pesawat intai milik TNI Angkatan Udara itu telah tiba di Lanud Sam Ratulangi Manado, Selasa (4/8/2020) pagi.
 
 
“Berdasarkan pancaran alat tersebut, koordinat dan posisi derajat dengan sasaran di perbatasan dengan wilayah laut Filipina,” ujar Komandan Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pnb Abram Tumanduk, di ruang VIP Mako “Tentara Langit” Lanud Sam Ratulangi Manado.
 
 
Ia menjelaskan telah menerima surat telegram dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) yang bersifat segera, maka diberikan bantuan dukungan alat utama pesawat udara TNI AU untuk pengecekan pancaran Distress Alert pada posisi dimaksud dengan rute Makassar- Sasaran- Manado, selanjutnya Manado- sasaran- Manado- Makassar.
 
 
“Sampai saat ini Beacon tersebut masih memancarkan Distress Alert,” jelas Kolonel Pnb Abram Tumanduk yang didampingi Kadisops Lanudsri, Letkol Lek Marshal Lasut pada briefing penerbangan yang dilanjutkan dengan mendengarkan paparan rencana pencarian oleh penerbang dari Skadron 5 Lanud Hasanuddin Makassar.
 
 
“Data-data tidak dikenal, namun lokasi terakhir pada heading 41 derajat/ 60 NM dari pulau Sangihe di perbatasan dengan wilayah laut Filipina,” ujarnya lagi.
 
 
Sementara itu, dukungan alat utama pesawat udara TNI AU berasal dari Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin. Pesawat ini diawaki dan dipimpin oleh Mayor Pnb Devi Oktaviandra.
 
 
Skadron Udara 5/ Intai Strategis merupakan Skadron Udara operasional yang berada di jajaran Wing Udara 5 Lanud Hasanuddin Makassar. Bertugas menyiapkan dan mengoperasikan pesawat intai yang terdiri dari pesawat jenis Boeing 737-200 untuk melaksanakan operasi udara yaitu operasi pengintaian udara dan SAR terbatas.
 
 
EPIRB atau Emergency Position Indicating Radio Beacon adalah Alat yang ada di kapal laut yang berfungsi mirip Underwater Locator Beacon (ULB) yang ada di kotak hitam di pesawat terbang. Sama-sama mengirimkan sinyal bila kapal atau pesawat mengalami keadaan darurat atau kecelakaan.
 
 
(pentak lanudsri/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 Oct 2020 / dibaca 326 kali
  JAKARTA (BK)  Rapat kerja badan legislasi DPR dengan pemerintah telah menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja...
Nasional
04 Oct 2020 / dibaca 109 kali
MANADO (BK) : Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene berbicara tentang pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Ia melakukannya saat bertatap...
Nasional
25 Sep 2020 / dibaca 439 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 500 calon siswa bintara prajurit karir TNI AD TA2020 subpanpus Kodam XIII/Merdeka mengikuti sidang Pemantauan Akhir...
Nasional
20 Sep 2020 / dibaca 503 kali
  MANADO (BK) :  Pelantikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Manguni Indonesia (LMI) periode 2020-2025...
Nasional
30 Aug 2020 / dibaca 321 kali
JAKARTA (BK) : Yayasan Madani Berkelanjutan mengapresiasi disetujuinya proposal pendanaan yang diajukan pemerintah Indonesia ke Green Climate...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.