Politik

Kader Membelot dari PAN Sulut, Boby Daud: Track Recordnya Teruji atau Tidak?

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 21 June 2021 20:09   659 kali
MANADO (BK) : Sejumlah kader Partai Amanat Nasional (PAN) di Sulawesi Utara (Sulut) memilih keluar dan pindah ke partai baru, Partai Ummat. Mereka mengikuti jejak pendiri PAN, Amien Rais yang sebelumnya mendeklarasikan partai tersebut pada 29 April 2021.
 
Menyikapi hal tersebut, Ketua DPW PAN Sulut, Boby Daud menyebut itu adalah soal biasa. Tapi ia mengatakan bukan keluar, melainkan terjadi peralihan berpolitik.
 
“kalau dari PAN itu itu, kader-kadernya ada sih (keluar), tapi tidak terlalu signifikan. Kami juga memberikan, silahkan, legowo karena dia mungkin ingin berkarya dan berpolitik di tempat lain,” ujar Boby saat ditemui di DPRD Manado, Senin (21/6/2021).
 
Meskipun ada yang keluar, Boby mengatakan prinsip PAN juga punya target perekrutan kader. Jangankan PAN, ia menyebut hampir seluruh partai juga melakukan ekspansi politik untuk mendapatkan kader.
 
“Jadi istilahnya seperti peribahasa, keluar satu seribu masuk, itulah PAN,” katanya.
 
Salah satu kader PAN yang keluar adalah Ismet Muhammad. Ismet kini menjabat sekretaris DPW Partai Ummat Sulawesi Utara.
 
Meski begitu, Boby yang juga Ketua Fraksi PAN di DPRD Manado mengatakan harus dilihat dulu kader yang keluar apakah tokoh yang terkenal dan berpotensi. Menurutnya, track record seorang kader partai apakah sudah teruji sebagai seorang politisi.
 
“Jadi maaf sebelumnya, teruji saja sebagai seorang politisi dan anggota DPR tidak pernah, apa pengaruhnya?” tukasnya.
 
Menurutnya, seorang kader partai disebut berpengaruh karena ketokohan namanya. Tapi bagaimana juga kader partai tersebut bisa berhasil menggembleng dirinya sebagai seorang politisi, karena ending dalam berpolitik itu adalah setelah dia menjadi pemimpin.
 
“Apakah dia mampu, dia bisa melahirkan dan mengirimkan kader-kader dari partai baru untuk duduk di DPR (legislative), kan ini kita berupaya jangan hanya besar di nama saja, tapi besar di pergerakan, besar di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Boby.
 
“Karena dalam agama juga, dalam hadist mengatakan orang yang baik itu adalah orang yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Itu kriteria kita di PAN,” tambahnya.
 
Sebelumnya, mantan calon Wakil Wali Kota Manado pada Pilwako Manado tahun 2015 ini mengatakan PAN Sulut telah mengambil langkah untuk melakukan konsolidasi di 15 Kabupaten/Kota se-Sulut. Langkah ini merupakan target PAN sesuai hasil keputusan Rakernas Kendari dan hasil Rapimnas semua para Ketua DPW PAN di seluruh Indonesia.
 
Menurutnya, ada tiga Tri Sukses yang harus dilakukan PAN dalam menghadapi Pemilu 2024 nanti, yaitu sukses organisasi, sukses parlemen dan sukses kekuasaan.
 
Ia menjelaskan, jika organisasi matang maka target kedua untuk menguasai parlemen akan terpenuhi. Jika itu terpenuhi maka tidak mungkin PAN akan mengirimkan kader-kader terbaik untuk menjadi Wali Kota, Bupati dan Gubernur.
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
17 Nov 2020 / dibaca 412 kali
MANADO (BK) : Pasangan Calon (Paslon) Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) nomor urut 2 Hendry Runtuwene, menyebut tingkat kriminalitas di...
Politik
17 Nov 2020 / dibaca 2615 kali
MANADO (BK) : Calon Gubernur Sulut nomor urut 2, Vonnie Anneke Panambunan mengklaim tidak mengangkat anggota keluarganya sebagai pejabat di...
Politik
17 Nov 2020 / dibaca 273 kali
MANADO (BK) : Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, selama 5 tahun kepemimpinannya mampu menjaga kerukunan umat beragama di...
Politik
12 Nov 2020 / dibaca 330 kali
MANADO (BK) :  Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) terus menuai dukungan dari...
Politik
11 Nov 2020 / dibaca 365 kali
MANADO (BK) : Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) nomor urut satu Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mengklaim, Indeks Pembangunan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.