Religi

Tepis Organisasi Sesat, Ini Penjelasan Tentang Wahdah Islamiyah Sulut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 06 April 2021 22:32   152 kali
MANADO (BK) : Sekretaris DPD Wahdah Islamiyah Kurniawan Syahrul menegaskan, organisasi yang menaunginya tidak melenceng dan keluar dari ajaran Islam sesuai dengan tuntutan Rasulullah Muhammad SAW. Hal ini dikatakannya setelah munculnya tulisan di internet yang menyatakan organisasi mereka sesat.
 
“Kami tetap berlandaskan pada Al-Qur'an dan hadits serta mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad SAW,” ujar Kurniawan di Manado, Selasa (6/4/2021).
 
Dia kemudian menjelaskan, organisasi mereka memang baru di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan banyak bergerak di bidang sosial dengan membuat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya umat Islam yakni mensyiarkan ajaran agama Islam, membuat kegiatan hafal Al-Qur'an dengan mendirikan rumah Tahfidz serta saling membicarakan tentang keagungan Allah SWT.
 
“Karena masih baru, organisasi kami memang belum terdaftar di Kesbangpol. Namun kami telah melaporkan (daftar) diri yang kedua kali karena sebelumnya terkendala dengan beberapa persyaratan seperti salah satu contoh lokasi sekretariat belum memenuhi syarat,” terangnya.
 
“Kami (pengurus) saat ini sedang berusaha agar Organisasi Wahdah Islamiyah bisa terdaftar di Kesbangpol Provinsi Sulut dan bisa diakui oleh pemerintah,” tambahnya.
 
Memang dalam Organisasi Wahdah Islamiyah, lanjut Kurniawan, ada perbedaan dalam pemahaman, baik itu terkait bacaan dalam sholat dan sebagainya. “Tapi itu tidak menjadi masalah selagi itu masih mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad SAW, tergantung dari mazhab apa yang dipakai,” jelasnya.
 
“Terkait tulisan pada salah satu link di internet yang mengatakan bahwa Wahdah Islamiyah adalah sesat, itu hanya oknum-oknum yang mempunyai kepentingan/tujuan tertentu. Kami melihat karena organisasi Wahdah Islamiyah adalah organisasi yang baru maka sudah pasti ada oknum-oknum yang tidak suka ataupun terusik dengan terbentuknya organisasi ini,” ungkapnya.
 
“Tentunya organisasi Wahdah Islamiyah disamping melakukan kegiatan Dakwah dan kegiatan sosial kami juga tetap akan bersinergi dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran paham radikal, intoleransi dan terorisme di Sulut”.
 
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado KH. Mashar Kinontoa membenarkan Organisasi Wahdah Islamiyah adalah organisasi keagamaan baru yang diketuai oleh Mahmud Daud LC. Mahmud Daud diketahui anggota Dewan Pertimbangan MUI Sulut.
 
Ia mengatakan, terkait perbedaan pemahaman yang berkembang di organisasi Wahdah Islamiyah, seperti ada anggotanya yang menganut paham Wahabi dan Salafi, itu tergantung pemahaman individu saja. 
 
“Hal itu ada di luar daerah (Sulut), untuk daerah kita sendiri sampai saat ini belum nampak,” ujar KH Mashar Kinontoa.
 
Ia mengatakan, organisasi Wahdah Islamiyah Sulut belum termasuk organisasi yang diawasi oleh MUI, karena selama ini kegiatan organisasi tersebut masih berjalan dengan kegiatan yang positif. Apalagi aktifitas organisasi ini dalam bentuk kegiatan sosial yang bertujuan untuk meringankan beban dari masyarakat yang membutuhkan dan kegiatan dakwah untuk mensyiarkan ajaran agama Islam.
 
“Memang ada sedikit perbedaan tapi hal tersebut tidaklah melenceng dari ajaran Islam sesuai keyakinan masing-masing serta mazhab apa yang dipakai,” pungkasnya.
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Religi
Religi
17 Dec 2019 / dibaca 822 kali
KOTAMOBAGU (BK) : Menyambut Natal 2019, PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotamobagu, menggelar ibadah bersama...
Religi
14 Dec 2019 / dibaca 670 kali
KALAWAT (BK): Jemaat Kolom 3 GMIM Genesaret Watutumou Permai (GWP), Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, menggelar ibadah pra Natal di...
Religi
17 Nov 2019 / dibaca 786 kali
MANADO (BK) : Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Sulawesi Utara menyelenggarakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah, yang...
Religi
12 Nov 2019 / dibaca 868 kali
KUPANG (BK): Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dari...
Religi
27 Oct 2019 / dibaca 1120 kali
KALAWAT (BK): Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIM, Pdt. DR. Hein Arina memimpin ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11, GMIM Genesaret...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.